Breaking News:

Terapkan Program Low Emission Zone, Kendaraan Pribadi Dilarang Melintas di Kawasan Kota Tua Jakarta

Kawasan Rendah Emisi merupakan kawasan di mana akan diberlakukan pengurangan mobilitas di dalam kawasan dengan kendaraan pribadi dan angkutan barang.

Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Petugas Unit Pengelola Kawasan (UPK) menyemprotkan cairan disinfektan di seluruh penjuru Kawasan Wisata Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (2/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan Low Emission Zone atau Kawasan Rendah Emisi di beberapa wilayah.

Salah satu yang akan diterapkan adalah Kawasan Kota Tua Jakarta Barat.

Di mana kendaraan pribadi akan dilarang melintas di Kawasan Kota Tua.

Informasi itu disampaikan melalui akun Instagram @aniesbaswedan pada Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat, Farah Puteri Nahlia, Anggota DPR Putri Kapolda Metro Jaya Fadil Imran

Baca juga: Tsamara PSI: Jangankan Dimusuhi Anggota DPRD DKI, Dimusuhi Satu Republik pun Kami Siap

Baca juga: Penembakan Laskar FPI Janggal, Fadli Zon: Dibuka Siapa Eksekutor Penembakan, Jangan Disembunyikan!

"Kawasan Wisata Kota Tua merupakan Kawasan Wisata Historis Kota Jakarta. Pemprov DKI Jakarta akan melaksanakan kegiatan penataan melalui berbagai program dan kegiatan Perangkat Daerah," tulis Anies. 

"Yaitu untuk dapat mengembangkan kawasan ini menjadi kawasan wisata besar dan aktif baik pariwisata domestik maupun internasional," tambahnya.

Low Emission Zone atau Kawasan Rendah Emisi merupakan kawasan di mana akan diberlakukan pengurangan mobilitas di dalam kawasan dengan kendaraan pribadi dan angkutan barang.

Untuk menekan polusi udara yang diakibatkan oleh emisi kendaraan bermotor.

"Polusi udara selain berakibat buruk bagi kesehatan juga menimbulkan dampak terhadap penurunan kondisi kualitas bangunan cagar budaya di Kawasan Wisata Kota Tua," katanya.

Low Emission Zone atau Kawasan Rendah Emisi hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki, pesepeda, angkutan umum, dan kendaraan khusus yang sudah lulus uji emisi dan operasionalnya.

Di mana tidak dapat digantikan oleh layanan angkutan umum.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved