Berita Depok

Razia Jelang Malam Tahun Baru, Ratusan Botol Miras Disita Satpol PP Kota Depok, Incar Miras Ilegal

Kegiatan razia Satpol PP Kota Depok melakukan penyitaan ratusan minuman keras (miras), yang beredar di Kota Depok.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/angga bhagya nugraha
Ilustrasi: Ada 847 minuman beralkohol disita Satpol PP Kota Depok, ketika menggelar razia menjelang malam pergantian tahun. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Pihak Satpol PP Kota Depok menggelar kegiatan razia jelang malam tahun baru.

Kegiatan razia Satpol PP Kota Depok kali ini berhasil melakukan penyitaan ratusan minuman keras (miras), yang beredar di Kota Depok.

Ada 847 minuman beralkohol disita Satpol PP Kota Depok, ketika menggelar razia menjelang malam pergantian tahun.

Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny mengatakan, razia dilakukan sebagai upaya dalam menjaga kondusivitas jelang malam pergantian tahun.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Polres Bogor Musnahkan Puluhan Ribu Botol Miras

Baca juga: Kehabisan Miras Saat Berpesta, Sembilan Orang Nekat Minum Hand Sanitizer, Tujuh Tewas, Dua Kritis

Baca juga: Tiga Anak Jalanan Dicekoki Miras dan Dipaksa Jadi Maling oleh Preman, Komnas Anak Turun Tangan

Minuman beralkohol, kata Lienda, berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat terlebih saat perayaan tahun baru.

Ratusan minuman beralkohol tersebut dikatakan Lienda berasal dari penertiban yang dilakukan di tiga toko dengan lokasi berbeda-beda.

Di antaranya toko di Jalan Margonda Raya sebanyak 292 botol, Jalan Bahagia Sukmajaya sebanyak 234 botol, dan Jalan Raya Bogor sebanyak 348 botol.

"Berhasil kami sita sebanyak 874 minol dari beberapa wilayah di Kota Depok sebagai antisipasi perayaan pergantian tahun," papar Lienda saat dikonfirmasi Warta Kota, Sabtu (19/12/2020).

Selain itu, langkah antisipasi ini dilakukan juga lantaran saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Dengan begitu, diharapkan tidak adanya perayaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Kegiatan yang dilakukan diakui Lienda juga untuk menertibkan peredaran dan penjualan minuman beralkohol ilegal.

Sebab, setelah berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Depok belum pernah mengeluarkan izin untuk penjual minuman alkohol.

"Penertiban ini kami lakukan mengingat banyaknya penjual minuman alkohol ilegal yang belum memiliki izin," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved