Virus Corona Jakarta

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kembali Hentikan Layanan Persidangan untuk Cegah Covid-19

PN Jakarta Selatan kembali menghentikan layanan persidangan untuk cegah Covid-19, berlaku 21-23 Desember 2020.

Kejati DKI Jakarta
PN Jakarta Selatan kembali menghentikan layanan persidangan untuk cegah Covid-19, berlaku 21-23 Desember 2020. Foto dok: Suasana di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat dibuka kembali setelah ditutup selama lima hari untuk pencegahan penyebaran Covid-19, Senin (30/11/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, RAGUNAN - PN Jakarta Selatan kembali menghentikan layanan persidangan untuk cegah Covid-19, berlaku 21-23 Desember 2020.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menghentikan layanan persidangan hingga administrasi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 di kantor pengadilan tersebut.
Dalam pengumuman yang diterima ANTARA, Sabtu (19/12/2020), tertulis penghentian sementara layanan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berlangsung 21-23 Desember 2020.

Pengumuman yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Liliek Prisbawono menyebutkan, layanan administrasi melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dibuka secara terbatas untuk upaya hukum.

Layanan tersebut dibuka secara daring. Untuk pengajuan upaya hukum pidana dapat mendaftar melalui nomor whatsapp 081344621758 untuk banding serta 08561331183 untuk kasasi dan peninjauan kembali (PK).

Baca juga: Cegah Covid-19 Klaster Industri, 2.000 Buruh di Kawasan Industri Kabupaten Bekasi Dites Swab Massal

Baca juga: Cegah Covid-19, Posko Pengungsian Kebakaran di Tambora Ditambah

Adapun untuk upaya hukum perdata, dapat mengirimkan permohonan lewat nomor 087889115143 untuk banding serta 087810003500 untuk kasasi dan PK.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Suharno membenarkan adanya penghentian sementara layanan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Iya kita 'lockdown' lagi," ujar Suharno singkat.
Pengumuman dihentikannya layanan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mulai tanggal 21-23 Desember 2020, Sabtu (19/12/2020) (Kejati DKI Jakarta)

Saat ditanya lebih lanjut apa alasan penghentian sementara layanan tersebut untuk yang kedua kalinya, Suharno meminta waktu untuk mempersiapkan keterangan dan akan menjelaskan setelahnya.

Baca juga: Cegah Covid-19, Kemenag Karawang Himbau Protokol Kesehatan di Ponpes Diperketat

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga pernah menghentikan layanan dalam rangka mencegah penularan Covid-19 pada 23-27 November 2020.

Dihentikannya layanan kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini dikarenakan dua orang pegawai terpapar Covid-19, termasuk Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Paparan virus SAR-CoV-2 di kantor pengadilan tersebut diketahui berawal dari supir Kepala Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19.

Selama ditutup dilakukan sterilisasi dengan cara penyemprotan disinfektan di seluruh area kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan serta uji usap berkala untuk seluruh pegawai.

Baca juga: Polri Ungkap Upik Lawanga Diperintah Pimpinan Jamaah Islamiyah Buat Senjata Sejak Agustus 2020

Setelah ditutup selama lima hari (sepekan hitungan hari kerja), layanan hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali dibuka normal pada 30 November 2020.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga mengerahkan satgas Covid-19 untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan kepada pengunjung dan pegawai kantor pengadilan.

Penghentian sementara layanan hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, membuat sejumlah persidangan ditunda.
Salah satunya sidang perkara penyalahgunaan narkotika dengan tersangka Tio Pakusadewo yang dijadwalkan 22 Desember 2020 ditunda pekan depannya. (Antaranews)
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved