Breaking News:

Bantuan UMKM

Oknum Mengaku Pegawai Pemkot Tangerang Manipulasi Bantuan UMKM

Pemberian bantuan kepada UMKM di Kota Tangerang dimanfaatkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Tribunnews.com
Ilustrasi bantuan UMKM. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemberian bantuan kepada UMKM di Kota Tangerang dimanfaatkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Masyarakat pun dalam hal ini harus ekstra berhati-hati. Berbagai modus dilakukan dari aksi penipuan ini, seperti yang yang dialami oleh pemilik kedai berinisial OV (40).

OV mempunyai usahanya di Jalan Hasyim Ashari, Ciledug, Kota Tangerang. Ia menjadi korban penipuan berkedok pinjaman modal bagi UMKM terdampak virus corona.

Bantuan UMKM lewat E-form BRI
Bantuan UMKM lewat E-form BRI (BRI)

Awalnya kedai milik OV ini didatangi seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam pegawai negeri sipil (PNS) mengaku dari Pemkot Tangerang. 

Terduga pelaku lalu mengiming-imingi korban dengan memesan makanan dengan jumlah 250 porsi untuk suatu acara di kantornya. 

Selanjutnya pelaku menawarkan pinjaman usaha dan meminta uang Rp 350.000 kepada OV untuk pengurusan surat-surat sekaligus pelaku juga menjelaskan prosedur pinjamannya. 

Pelaku juga menjanjikan rincian biaya pengembaliannya Rp 500.000 per bulan selama 51 bulan. Tanpa rasa curiga, OV tertarik untuk mengajukan pinjaman dan langsung memberikan uang dengan nominal yang diminta pelaku. 

Setelah itu pelaku membuatkan OV kwitansi dan memberikan nomor teleponnya. Tidak lama setelah itu pelaku langsung pergi. 

Cara mendapatkan bantuan UMKM Rp 2,4 juta dari Pemerintah
Cara mendapatkan bantuan UMKM Rp 2,4 juta dari Pemerintah (Kompas.com)

Namun, berselang beberapa waktu saat OV mencoba menghubungi nomor pelaku ternyata nomornya sudah tidak aktif. Di saat itu lah OV merasa dirinya telah menjadi korban penipuan. 

Saat dikonfirmasi, Kabid UMKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Katrina menuturkan, insiden tersebut merupakan penipuan. 

Menurutnya, pinjaman uang untuk UMKM dari Pemkot Tangerang melalui program Tangerang Emas. 

"Kalau dari dinas tidak ada yang keliling. Insiden itu penipuan. Biasanya pelaku minta duit buat ngurus berkas," ujarnya, Jumat (18/12/2020).

Katrina mengatakan, pihaknya telah memberikan surat edaran untuk mewaspadai peristiwa penipuan berkedok peminjaman UMKM di Kota Tangerang. 

"Kalau ada UMKM yang memang pas kedatangan oknum tersebut, atau lihat dan tahu, tangkap saja dan bawa ke Polsek. Karena banyak sekali yang sudah ditipu," katanya. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved