Breaking News:

Kemanusiaan

Kolaborasi Human Initiative dan UNHCR dalam Penggalangan dan Penyaluran Dana bagi Pengungsi di Dunia

Nota kesepahaman ini untuk meresmikan kerja sama program penggalangan dan penyaluran dana untuk para pengungsi atau yang mereka sebut penyintas dunia.

Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Tangkapan Layar - Presiden Human Initiative (HI) Tomy Hendrajati (kanan) dan Ann Maymann sebagai UNHCR Representatif di Indonesia menunjukkan nota kesepahaman yang telah ditandatangani bersama dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/12/2020). Adapun nota kesepahaman ini untuk meresmikan kerja sama program penggalangan dan penyaluran dana untuk para pengungsi di dunia. 

“Jadi programnya tidak hanya untuk pengungsi di Indonesia tapi juga pengungsi lintas batas yang berada di negara lain...”

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Komisioner Tinggi (Perserikatan Bangsa-Bangsa) PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) melaporkan setidaknya jumlah pengungsi di seluruh dunia mencapai 79,5 juta orang.

Presiden Human Initiative (HI) Tomy Hendrajati mengatakan, secara global ada sekitar 60 persen dari jumlah pengungsi di dunia berasal dari negara-negara muslim.

“Di Indonesia, ada sekitar 13.675 pengungsi yang berasal dari berbagai negara termasuk pengungsi Rohingya dari Myanmar, kemudian pengungsi dari Afghanistan, Somalia dan sebagainya," tuturnya.

"Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama untuk membantu mereka (pengungsi),” imbuh Tomy saat konferensi pers virtual penandatangan nota kesepahaman antara Human Initiative dan UNHCR, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: DKI Jakarta Provinsi Terinovasi, Ini Daftar Pemda Peraih Penghargaan Inovasi IGA 2020 Kemendagri RI

Baca juga: Ini Daftar Perguruan Tinggi Peraih Penghargaan Sistem Informasi Geografis GIS Award Esri Indonesia

Penggalangan dan penyaluran dana

Lebih lanjut dikatakan, berangkat dari visi dan misi HI sebagai lembaga kesejahteraan sosial nasional yang turut membantu pengungsi tidak hanya di Indonesia, maka pihaknya merasa sangat senang dapat melakukan penandatanganan nota kesepahamanan dengan UNHCR sebagai komisioner tinggi dari PBB untuk mengatasi masalah pengungsi.

Adapun nota kesepahaman ini untuk meresmikan kerja sama program penggalangan dan penyaluran dana untuk para pengungsi atau yang mereka sebut penyintas dunia.

“Jadi programnya tidak hanya untuk pengungsi di Indonesia tapi juga pengungsi lintas batas yang berada di negara lain,” kata Tomy.

Baca juga: Webinar dan Virtual Awarding Indonesia Best Brand Award 2020, Ini Merek-merek Terbaik Era Covid-19

Baca juga: Webinar Pengelola Produk dan Merek Beri Inspirasi Hadapi Disrupsi Digital dan Pandemi Covid-19

Donasi Rp 500 juta

Dalam kesempatan yang sama, secara simbolis HI menyerahkan donasi sebesar Rp 500 juta kepada UNHCR sebagai dana bantuan yang akan di distribusikan kepada beberapa pengungsi yang berada di luar Indonesia terutama untuk pengungsi Suriah dan Rohingnya yang berada di Bangladesh dan negara lainnya.

“Donasi Rp 500 juta yang diberikan tadi secara simbolis merupakan program awal donasi yang sudah kami kumpulkan dan akan didistribusikan kepada beberapa pengungsi di luar Indonesia terutama untuk pengungsi Suriah dan Rohingnya yang ada di Bangladesh dan negara lainnya,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved