Breaking News:

PSBB DKI

Anggota DPRD DKI Dukung Dinas Parekraf Cabut Izin Tempat Hiburan yang tak Bersih dari Narkoba

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Adi Kurnia Setiadi kesal dengan terungkapnya sembilan pengunjung diskotek New Monggo Mas.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
Istimewa/Dok Humas Polsek Palmerah
Ilustrasi alat hisap sabu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Adi Kurnia Setiadi kesal dengan terungkapnya sembilan pengunjung diskotek New Monggo Mas, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, positif narkoba, Kamis (17/12/2020) malam.

Hal itu terungkap saat BNNP DKI Jakarta menggelar razia berdasarkan informasi masyarakat.

“Nggak ada ampun, Dinas Parekraf harus cabut izin Diskotek New Monggo Mas,” kata Adi berdasarkan keterangannya, Sabtu (19/12/2020).

Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur Adi Kurnia Setiadi.
Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur Adi Kurnia Setiadi. (WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW)

Menurut Adi, Dinas Parekraf jangan menunda-nunda untuk mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) klub malam itu.

Sanksi pencabutan TDUP itu sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Pasal 54 ayat (1) berbunyi bahwa setiap manajemen perusahaan pariwisata yang terbukti melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan dan pemakaian narkotika dan/atau zat psikotropika lainnya di lokasi tempat usaha pariwisata dalam 1 (satu) manajemen dilakukan pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) secara langsung.

“Pencabutan izin itu penting dilakukan demi menyelamatkan warga Jakarta khususnya generasi muda dari peredaran narkotika yang semakin merajalela,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta ini.

Dalam kesempatan itu, Adi juga mempersoalkan sikap pengelola diskotek yang nekat membuka usahanya di tengah pandemi Covid-19.

Ilustrasi razia narkoba di hiburan malam.
Ilustrasi razia narkoba di hiburan malam. (Wartakotalive/Muhammad Azzam)

Mereka dianggap hanya mencari keuntungan tanpa memikirkan penyebaran Covid-19 di tempat tertutup tersebut.

Diketahui, dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Nomor 259 Tahun 2020 diatur 13 sektor usaha yang boleh buka selama masa PSBB transisi.

Meski demikian, usaha lain yang tak tercantum tetap bisa mengajukan izin, kecuali diskotek, griya pijat, karaoke, dan spa.

Sebab usaha tersebut dianggap memiliki risiko tinggi terhadap penularan virus corona, karena bisa menimbulkan kerumunan yang sulit dikendalikan.

Seperti diketahui, diskotek bernama New Monggo Mas di Jalan Daan Mogot, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat ditutup petugas secara permanen mulai Sabtu (19/12/2020) pagi.

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Tim Pemburu Covid-19 melakukan kegiatan razia protokol kesehatan di sejumlah tempat hiburan malam dan cafe.
Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Tim Pemburu Covid-19 melakukan kegiatan razia protokol kesehatan di sejumlah tempat hiburan malam dan cafe. (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Tempat hiburan itu ditutup karena melanggar dua ketentuan, yaitu beroperasi saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi dan terdapat sembilan pengunjung yang terkonfirmasi positif mengkonsumsi narkoba

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved