Breaking News:

Pilkada Tangsel

Saksi Muhamad-Sarawati Gugat Hasil Pilkada Tangsel 2020 ke MK

KPU Kota Tangsel telah menetapkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Plh Ketua KPU Kota Tangsel, M Taufiq Mz saat ditemui di Gedung KPU Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - KPU Kota Tangsel telah menetapkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara Pilkada 2020 Kota Tangsel. 

Penetapan itu dilakukan pada Kamis (17/12/2020), usai rapat pleno itu sempat ditunda penetapannya sehari sebelumnya. 

Namun, putusan rapat pleno itu belum dapat menetapkan pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel terpilih. 

Tiga bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan, Siti Nur Azizah-Ruhamaben, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan dan Muhammad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menjalani tes kesehatan di RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (8/9/2020).
Tiga bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan, Siti Nur Azizah-Ruhamaben, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan dan Muhammad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menjalani tes kesehatan di RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (8/9/2020). (Wartakotalive/Nur Ichsan)

Pasalnya, saksi paslon nomor urut 1, Muhamad-Saraswati belum mau menandatangani hasil putusan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan surat suara tingkat kota Pilkada 2020 Kota Tangsel. 

"Rapat berjalan baik dan seluruhnya menerima kecuali saksi pasangan calon nomor urut 1, tidak menandatangani," ujar pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU Kota Tangsel, M Taufik Mz, saat ditemui di bilangan Serpong, Kota Tangsel.

"Tentu itu hak ya meskipun penandatanganan saksi tidak mempengaruhi keabsahan berita acara, tapi kita menghargai itu hak, pilihan mereka," imbuhnya. 

Taufik mengatakan alasan saksi paslon nomor urut 1 tak bisa menerima keputusan rapat pleno didasari persoalan administrasi. 

Serta sejumlah permasalahan di luar proses perhitungan surat suara tersebut seperti dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Muhamad-Rahayu Saraswati.
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Muhamad-Rahayu Saraswati. (istimewa)

"Alasannya bahwa tidak menerima proses terkait administrasi maupun telah disampaikan di forum itu terkait netralitas ASN, money politic dan seterusnya, tentu itu ranah yang lain," jelasnya.

Taufiq menuturkan setelah penetapan rapat pleno itu pihaknya bakal menunggu gugatan sengketa Pilkada 2020 Kota Tangsel ke Mahkamah Konstitusi (MK) dari saksi paslon nomor urut 1 dengan rentan waktu tiga hari kerja. 

Diketahui, dalam rapat pleno tersebut total suara tercatat sebanyak 594.711 dari 2.963 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Kota Tangsel. 

Adapun dari hasil tersebut diumumkan paslon Benyamin-Pilar mendapat perolehan tertinggi dengan 235.734 suara.

Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan dalam konferensi pers terkait hasil hitung cepat Pilkada 2020 Kota Tangsel.
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan dalam konferensi pers terkait hasil hitung cepat Pilkada 2020 Kota Tangsel. (Warta Kota/Rizki Amana)

Sedangkan paslon nomor 1, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo memperoleh 205.309 suara, dan paslon nomor 2, Siti Nur Azizah-Ruhamaben, hanya memperoleh 134.682 suara. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved