Pemerintah Tetapkan Aturan Penumpang Wajib Rapid Test Antigen,KAI masih Terapkan Rapid Test Antibodi

Terkait Kebijakan Swab Antigen, KAI sampai dengan saat ini masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Pemerintah

Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
Suasana Kereta Api (KA) Jarak Jauh pada Jumat (31/7/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mengantisipasi lonjakan kasus covid-19, pemerintah akan mewajibkan rapid test antigen bagi penumpang kereta api jarak jauh dan pesawat.

Di mana hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Bahwa pengetatan terukur saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dilakukan dengan rapid test antigen.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat, Farah Puteri Nahlia, Anggota DPR Putri Kapolda Metro Jaya Fadil Imran

Baca juga: Tsamara PSI: Jangankan Dimusuhi Anggota DPRD DKI, Dimusuhi Satu Republik pun Kami Siap

Baca juga: Penembakan Laskar FPI Janggal, Fadli Zon: Dibuka Siapa Eksekutor Penembakan, Jangan Disembunyikan!

Namun, meski demikian, untuk perjalanan jauh kereta api, pihak Kereta Api Indonesia (KAI) masih memberlakukan rapid test bukan rapid test antigen.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh pihak KAI, terkait perjalanan KA Jarak Jauh dari area Daop 1 Jakarta.

Bahwa pihaknya menyampaikan bahwa sejauh ini KAI masih mengacu ke SE 14 Kemenhub tanggal 8 Juni 2020 dan SE 9 Gugus Tugas Covid-19 tanggal 26 Juni 2020.

"Masyarakat yang akan menggunakan KA Jarak Jauh diharuskan untuk menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test Antibodi)," kata Eva Chairunisa Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, dalam siaran tertulisnya, Kamis (17/12/2020).

"Yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test Antibodi," tambahnya.

Terkait Kebijakan Swab Antigen, KAI sampai dengan saat ini masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Pemerintah

Pihaknya menyebut sebagai operator moda transportasi kereta api selalu patuh terhadap aturan regulator dalam hal ini pemerintah.

Kami turut mendukung segala upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Jika sewaktu-waktu terdapat perubahan kebijakan mengikuti ketetapan dari pemerintah, maka PT KAI akan segera melakukan sosialisasi," katanya.

KAI tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan baik di stasiun maupun selama dalam perjalanan.

Yaitu dengan menyediakan wastafel dan hand sanitizer, menyemprotkan cairan disinfektan di stasiun dan kereta.

Menciptakan jarak antar penumpang dilokasi antrean dan berbagai area pelayanan seperti ruang tunggu hall serta peron, musholla, toilet dan lain-lain.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved