Breaking News:

Otomotif

Menteri Budi Karya Sekarang Pakai Mobil Listrik Hyundai Ioniq dengan Harga 660 Jutaan

Menhub Budi Karya memakai mobil listrik dengan bernomor polisi RI 35 untuk dipakai operasional sehari-hari. 

Editor: Dian Anditya Mutiara
istimewa
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pakai mobil listrik Hyundai 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Akhirnya keinginan Menteri Perhubungan Budi Karya terwujud pakai mobil listrik untuk kerja.

Menhub Budi Karya memakai mobil listrik dengan bernomor polisi RI 35 untuk dipakai operasional sehari-hari. 

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengaku bahagia karena sudah menggunakan kendaraan listrik dengan bernomor polisi RI 35.

Baca juga: Sidak ke Terminal Kampung Rambutan, Budi Karya Temukan Penumpang Masih Pakai Masker Scuba

“Hari ini saya bahagia karena rencana kami untuk menggunakan kendaraan dinas dengan kendaraan listrik hari ini bisa terwujud hari ini,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (17/12/2020).

Budi Karya memakai mobil listrik Hyundai Ioniq dengan harga sekitar  Rp 624,8 - Rp 664,8 Juta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan mobil listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/2020).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan mobil listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.)

Budi pun mengapresiasi jajarannya telah berupaya merealisasikan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional di Kemenhub.

Dia pun mengajak instansi lain turut menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional.

Kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan yang ramah lingkungan sehingga bisa menjadikan bumi lebih sehat dan bebas dari polusi udara," kata Budi.

Baca juga: Mobil Listrik Hyundai Ioniq Tetap Perlu Perawatan Berkala, Ini Bagian yang Rutin Dperiksa

Baca juga: 80 Tahun Lalu Sudah Ada Mobil Listrik, Dibikin oleh Peugeot

Tak hanya sebagai kendaraan dinas, Budi pun berharap penggunaan kendaraan listrik untuk transportasi publik seperti: angkutan sewa khusus, Bus Rapid Transit (BRT), dan lain-lain.

Sebelumnya, di 2019,  Kemenhub sudah menggunakan 6 motor listrik untuk mendukung kegiatan operasional kedinasan di Direktorat Jendral Perhubungan Darat.  

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved