Breaking News:

Berita Kesehatan

IDI Apresiasi Karya Penelitian Para Dokter di Ajang Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia 2020

AKCDI 2020 merupakan kegiatan puncak sekaligus penutupan dari rangkaian acara Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) 2020

Istimewa
Helatan 'Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia (AKCDI) 2020' yang berlangsung di JS Luwansa Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI), baru saja menggelar helatan tahunan bertajuk 'Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia (AKCDI) 2020'.

AKCDI adalah program penghargaan kepada dokter Indonesia yang telah melakukan penelitian berdedikasi dan bekerja keras dalam menghasilkan karya penelitian di bidang kesehatan.
Program ini mendapat dukungan penuh dari PT. Kalbe Farma, Tbk (Kalbe).

Tiga karya penelitian terbaik di ajang AKCDI 2020 ini, jatuh pada Dr. dr. Andri Marulitua Lubis, SpOT (K), dr. Trifena, M.Si. M. Biomed, dan Dr. dr. Muh. Irwan Gunawan, Sp.B (K) Onk.

Ketua Umum PB IDI, dr. Daeng M Faqih, SH MH mengatakan, acara pada malam hari ini didedikasikan kepada seluruh dokter, tenaga kesehatan, dan seluruh pejuang yang berperan melawan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: 202 Dokter dan 146 Perawat Gugur Akibat Covid-19, Puskesmas Penyumbang Terbanyak Kedua

"Dan atas anugerah ini, diharapkan karya para pemenang akan memberikan manfaat bagi dunia kesehatan dan masyarakat Indonesia," kata Daeng M Faqih
dalam sambutannya yang berlangsung di JS Luwansa Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.

AKCDI 2020 merupakan kegiatan puncak sekaligus penutupan dari rangkaian acara Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) 2020 yang digelar IDI bersama Klikdokter, sejak Agustus lalu.

Malam puncak AKCDI 2020 yang digelar  secara luring (offline) dan daring (online) ini, diikuti oleh seluruh pengurus PB IDI dari seluruh Indonesia, perwakilan dari Kemenkes RI, BPOM, pejabat pemerintah lainnya dari Gugus Tugas Covid -19, BPJS, serta para mitra IDI.

Sementara itu, menurut Ketua HBDI 2020, dr. Aditiawarman, MPH, pada acara malam puncak di JS Luwansa Hotel, protokol kesehatan diterapkan saat pelaksanaan acara.

Dari kapasitas ruangan hotel tersebut yang bisa mencakup 750 orang, hanya diisi oleh 150 orang.
Lebih lanjut dia mengatakan, setiap tahunnya, HBDI diperingati dengan berbagai rangkaian acara yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Dokter Dian Kristiani: Kemasan Plastik BPA Sangat Berbahaya Bagi Bayi

"Karena masa pandemi, rangkaian HBDI kali ini dilakukan secara daring, yakni dengan menggelar webinar dengan beragam topik bahasan, pada Juli hingga Agustus lalu," katanya.

Sedangkan pada September hingga November, juga digelar 3M Video Challenge. 
Acara tersebut, dilanjutkan dengan lomba Poster Edukasi Tingkat SD.

Dan  Untuk meningkatkan imunitas dan kesehatan masyarakat, juga digelar virtual sport berupa zumba dan cycling pada November dan Desember lalu.

“Berbagai rangkaian acara HBDI ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam rangka membangun ketahanan kesehatan bangsa Indonesia, khususnya di masa pandemi,” ujar Aditiawarman.

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved