Breaking News:

VIDEO Suasana Kediaman Pelaku Mutilasi di Bekasi Jelang Rekontruksi

Kepolsian direncanakan melakukan rekontruksi di sejumlah lokasi, salah satunya di kediaman pelaku sekaligus lokasi pembunuhan mutilasi Jakapermai

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Suasana jelang rekontruksi di kediaman pelaku sekaligus lokasi pembunuhan mutilasi di Perumahan Jakapermai, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Jawa Barat, pada Rabu (16/12/2020). 

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, mengatakan rekonstruksi akan digelar di beberapa lokasi di Bekasi.

"Siang ini rencananya akan digelar rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi ini, di lokasi kejadian sebenarnya di Bekasi," kata Yusri, Rabu (16/12/2020).

Ia mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan serta memastikan apa yang dituangkan di dalam berkas acara sesuai dengan peristiwa di lapangan.

Baca juga: KPAD Kota Bekasi Telusuri Latar Belakang Pelaku Mutilasi Kalimalang

"Rencananya pelaku akan dihadirkan bersama sejumlah saksi lain dalam rekonstruksi," katanya.

Yusri menuturkan dari hasil pendalaman penyidik, motif utama pelaku yaknk AYJ (17) alias Amoy membunuh dan memutilasi DS (24), adalah karena sakit hati. 

AYJ sakit hati kepada korban karena sudah sekitar 50 kali disodomi oleh korban sejak Juli 2020.

"Awalnya pelaku dibayar oleh korban sekitar Rp 100 ribu sekali melayani nafsunya. Namun hanya sekitar 4 kali saja. Lalu seterusnya pelaku diancam dengan kekerasan secara verbal agar mau melayani nafsu korban," kata Yusri.

Baca juga: 3 Cerita Terbaru Kasus Mutilasi Kalimalang, Dari Sisi Potongan Tubuh Sampai Kronologi Lengkap

Ia menjelaskan dalam kasus ini selain membunuh secara berencana dan memutilasi korban, pelaku juga menggasak sepeda motor korban. 

Pelaku melakukan aksinya di Jalan KH Noer Ali RT 01/20, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada 7 Desember 2020.

Korban dan pelaku diketahui saling mengenal sejak Juli 2020 di dalam angkot. Korban diketahui memiliki kelainan seksual atau pecinta sesama jenis.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved