Tak Ingin Timbulkan Klaster Baru, Ini Pesan-pesan Bupati Karawang Kepada Warganya Jelang Tahun Baru

Mengantisipasi hal ini, Pemerintah Kabupaten Karawang telah melakukan persiapan antisipasi di sejumlah titik perayaan tahun baru.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Instagram @cellicanurrachadiana
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengimbau masyarakatnya agar tidak berlebihan merayakan pergantian Tahun Baru. 

WARTAKOTALOVE.COM, KARAWANG --- Dalam situasi pandemi Covid-19, masyarakat Karawang diimbau untuk tidak merayakan malam pergantian tahun baru 2021 secara berlebihan.

Seruan itu disampaikan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.

Cellica mengatakan jika perayaan tahun baru dilakukan secara berlebihan, dirinya khawatir akan menimbulkan klaster tahun baru.

"Tentunya kita ingin jangan sampai perayaan tahun baru menjadikan kluster," kata Cellica Nurrachadiana, Rabu (16/12/2020).

Mengantisipasi hal ini, Pemerintah Kabupaten Karawang telah melakukan persiapan antisipasi di sejumlah titik perayaan tahun baru.

Seperti di pesisir utara Karawang yang berdekatan dengan pantai dan wisata alam di bagian selatan.

Pemkab Karawang mengajak beberapa stakeholder untuk turut serta menghimbau masyarakat Karawang agar tidak euforia saat perayaan Tahun Baru 2021 dan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah.

"Memang tidak bisa melarang sepenuhnya namun setidaknya harus ada batasan, apalagi saat ini masih dalam situasi pandemi," ucapnya.

Sementara itu berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Karawang melalui situs covid-19.karawangkab.go.id hingga Selasa (15/12) kemarin terdata sebanyak 4.424 kasus terkonfirmasi Covid-19.

Rinciannya 219 isolasi mandiri, 907 dalam perawatan, 2.940 pasien sembuh dan 158 meninggal dunia.

Tak terjadi klaster baru

Sementara itu, sebagai Ketua Satgas Covid-19 Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan hingga saat ini belum ditemukan adanya kluster Pilkada, meski kegiatan Pilkada berlangsung di tengah pandemi covid-19.

Atas hal ini tentu menjadi hal yang membanggakan, sebab kekhawatiran yang ditakutkan, pada akhirnya bisa dicegah dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam setiap tahapan Pilkada.

"Alhamdulillah sampai sekarang belum terdengar ada klaster Pilkada di Karawang," kata Cellica Nurrachadiana, Rabu (16/12/2020).

Pihaknya juga mengapresiasi kepada pihak penyelenggara Pilkada terutama kepada KPU Kabupaten Karawang yang telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam setiap tahapan yang digelar, apalagi saat pemungutan suara di TPS.

Beberapa hal yang dikhawatirkan akan menjadikan tempat penyebaran pun biasa di atasi seperti halnya memberikan sarung tangan kepada pemilih dan meneteskan tinta usai melakukan pencoblosan.

"Saya rasa kinerja KPU dalam mencegah penyebaran Covid-19 sangat luar biasa," katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved