Breaking News:

Siang Ini, Polda Metro akan Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Disertai Mutilasi di Bekasi

Yusri menuturkan dari hasil pendalaman penyidik, motif utama pelaku yaknk AYJ (17) alias Amoy membunuh dan memutilasi DS, adalah karena sakit hati.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Lokasi rumah pelaku mutilasi di Kampung Pulo Gede, Jakasampurna, Bekasi Barat. 

WARTAKOTA, SEMANGGI - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan AYJ (17) alias Amoy kepada korbannya DS (24) di Bekasi, Rabu (16/12/2020) siang ini.

Rekonstruksi akan digelar di beberapa lokasi di Bekasi, terutama di tempat kejadian saat pelaku menghabisi korban yakni di rumah kontrakannya di Jalan KH. Noer Ali RT 01/20, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat, Farah Puteri Nahlia, Anggota DPR Putri Kapolda Metro Jaya Fadil Imran

Baca juga: Tsamara PSI: Jangankan Dimusuhi Anggota DPRD DKI, Dimusuhi Satu Republik pun Kami Siap

Baca juga: Penembakan Laskar FPI Janggal, Fadli Zon: Dibuka Siapa Eksekutor Penembakan, Jangan Disembunyikan!

"Siang ini rencananya akan digelar rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi ini, di lokasi kejadian sebenarnya di Bekasi," kata Yusri.

Ia mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan serta memastikan apa yang dituangkan di dalam berkas acara sesuai dengan peristiwa di lapangan.

"Rencananya pelaku akan dihadirkan bersama sejumlah saksi lain dalam rekonstruksi," katanya.

Yusri menuturkan dari hasil pendalaman penyidik, motif utama pelaku yaknk AYJ (17) alias Amoy membunuh dan memutilasi DS (24), adalah karena sakit hati. 

AYJ sakit hati kepada korban karena sudah sekitar 50 kali disodomi oleh korban sejak Juli 2020.

"Awalnya pelaku dibayar oleh korban sekitar Rp 100 ribu sekali melayani nafsunya. Namun hanya sekitar 4 kali saja. Lalu seterusnya pelaku diancam dengan kekerasan secara verbal agar mau melayani nafsu korban," kata Yusri.

Ia menjelaskan dalam kasus ini selain membunuh secara berencana dan memutilasi korban, pelaku juga menggasak sepeda motor korban. 

Pelaku melakukan aksinya di Jalan KH Noer Ali RT 01/20, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada 7 Desember 2020.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved