Berita nasional

Menaker Sangat Menyesalkan Kejadi Perusakan dan Pembakaran Fasilitas Pabrik Nikel di Konawe Sulteng

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah sangat menyesalkan adanya kejadian perusakan dan pembakaran tersebut

Tribunnews.com
Sejumlah truk dan alat berat di kawasan perusahaan PT VDNI, Konawe, Sulawesi Tenggara, terbakar dalam bentrok antara pekerja dengan petugas keamanan, Senin (14/12/2020) malam 

Wartakotalive.com, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan tanggapan soal kasus perusakan dan pembakaran di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (14/12/2020).

Staf Khusus Menaker, Dita Indah Sari mengatakan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah sangat menyesalkan adanya kejadian perusakan dan pembakaran tersebut.

Ida minta agar semua pihak menahan diri sekaligus menjaga diri dalam situasi pandemi ini.

"Bu Ida telah memerintahkan agar pengawas Ketenagakerjaan Kemnaker mengawal dan memberi atensi penuh bagi kasus ini," kata Dita dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020).

Dita mengatakan Kemenaker, melalui pengawas ketenagakerjaan, mendapat informasi bahwa para pekerja menuntut kenaikan upah dan pengangkatan menjadi pekerja tetap bagi pekerja kontrak.

Staf khusus Menaker itu mengatakan pihaknya berpedoman pada aturan undang-undang.

Kemenaker akan memastikan dan harus menjaga agar tidak ada pekerja yang dibayar di bawah upah minimum.

Karena hal tersebut sudah tertuang dalam perundang-undangan Ketenagakerjaan

"Ada sanksi pidananya sesuai UU 13/2003, sama juga sesuai UU Ciptaker. Sedangkan untuk perpanjangan status pekerja kontrak, bisa dimediasi di Disnaker Provinsi, apakah otomatis bisa menjadi pekerja tetap atau bagaimana," kata Dita.

"Jika dibahas dengan kepala dingin dan niat baik secara tripartit, pasti ada solusi," tambahnya.

Dita mengatakan Kemenaker siap membantu penyelesaian jika diminta pihak Pemda.

Namun, sejauh ini Kemenaker percaya pada kemampuan jajaran Polda untuk menjaga kondusivitas.

Termasuk pada proses mediasi dan pemeriksaan yang sedang dilakukan pengawas ketenagakerjaan provinsi.

Sementara terkait hak-hak pekerja, Dita menegaskan bahwa Menaker Ida Fauziyah meminta agar dikembalikan semua sesuai amanat UU, baik substansi maupun prosedur.

"Itu sudah paling tepat dan adil," kata Dita.

"Kami mengapresiasi jajaran Polda, Danrem, serta Pemda yang telah berupaya menjaga agar kondusif," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Respons Kemenaker Sikapi Kasus Perusakan dan Pembakaran Pabrik Nikel di Konawe

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved