Liga 1

Jadi Tim Scouting PPLM Putri Kemenpora, Mukti Ali Raja Puji Potensi Sepak Bola Putri

Pelatih kiper Persita Tangerang, Mukti Ali Raja, jadi salah satu scouting yang diundang oleh Kemenpora untuk menyeleksi pesepak bola putri ke PPLM.

Warta Kota
Mukti Ali Raja saat menjadi tim scouting kiper PPLM Putri Kemenpora. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pelatih kiper Persita Tangerang, Mukti Ali Raja, menjadi salah satu scouting yang diundang oleh tim Kemenpora untuk menyeleksi pesepak bola putri ke PPLM. 

Pemain yang lolos ke tim pusat pendidikan dan pelatihan mahasiswa (PPLM) putri Kemenpora akan meraih beasiswa di perguruan tinggi nantinya.

Sebagai pelatih kiper, Mukti bertugas menyeleksi pemain lewat video serta kemampuan di lapangan.

"Jilid pertama sudah selesai. Besok jilid kedua dan saya melihat Indonesia punya potensi di sini," kata Mukti kepada Warta Kota, Rabu (16/12/2020).

"Memang sepak bola putri tak bisa disamakan dengan putra. Tetapi bila ini dikembangkan, negara kita punya potensi untuk bersaing, khususnya di Asia Tenggara dulu," ujar pelatih kelahiran Sulawesi Selatan itu.

Lanjutnya, dengan keberadaan PPLM putri Kemenpora, dapat menjadi pelecut gairah sepak bola putri Indonesia ke depannya.

Ia pun berharap, agar ke depannya ada kompetisi reguler buat pesepak bola putri dan bukan hanya di pro elite saja. 

"Saya sempat mengobrol dengan pelatih timnas putri Indonesia, Rully Nere mengatakan di Asia Tenggara pun sepak bola putri masih jauh tertinggal.

Terpilihnya Mukti sebagai salah satu scouting yang diundang oleh tim Kemenpora membuat dia bisa mengisi kekosongan waktu dengan aktivitas yang positif.

Apalagi, sejak pertengahan Maret hingga akhir 2020, kompetisi sepak bola di Tanah Air dihentikan, karena tidak ada izin dari Pori akibat pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, tidak heran jika Mukti menerima tawaran dari Kemenpora untuk menjadi talent scouting di PPLM.

PPLM adalah pusat pendidikan dan latihan olahraga mahasiswa dimana jalur ini sering menjadi tangga untuk menjadi pesepak bola profesional.

"Lumayan ada kesibukan di masa seperti ini. Di tim scouting saya bergabung bersama rekan lain yang dari Kemenpora, DKI, dan SKO Ragunan. Ada pula Yopie Riwuh, staff Rully Nere- pelatih timnas putri dan lainnya," tutur Mukti.

Sebagai tim scouting, Mukti bertugas untuk memberikan penilaian calon-calon kiper nantinya, dimana bagi atlet yang lolos akan mendapat beasiswa.

Seleksi kiper pun dimulai dari video serta kemampuan di lapangan.

"Untuk kiper, saya dan Dwi dari SKO Ragunan yang menyeleksi. Untuk standarnya penilaian sudah dibuatkan oleh staff pelatih timnas putri, jadi kami mengikuti," tambahnya.

Proses seleksi sendiri akan masih berlangsung hingga Kamis (17/12/2020).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved