Minggu, 12 April 2026

Berita Video

VIDEO: Warga Lenteng Agung Antusias Program Pengecatan Atap Rumah di Sekitar Flyover Tapal Kuda 

Selain pembangunan flyover tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga mempercantik sejumlah atap rumah milik warga yang bermukim di sekitar kawasan itu. 

Editor: Ahmad Sabran
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Atap rumah warga di lingkungan Gang Musolla RT 12, RW 01, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan di sekitar Flyover Tapal Kuda 

WARTAKOTALIVE.COM, JAGAKARSA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang merampungkan pembangunan Flyover Tapal Kuda yang menghubungkan Jalan Raya Lenteng Agung menuju Jalan Depok Raya. 

Selain pembangunan flyover tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga mempercantik sejumlah atap rumah milik warga yang bermukim di sekitar kawasan itu. 

Niat dari Pemprov DKI Jakarta terkait mempercantik wilayah pemukiman di sekitar flyover itu pun berbuah hasil baik. 

Pasalnya, warga yang menempati lingkungan itu pun menerima dengan baik niat Pemprov DKI Jakarta untuk mempercantik wilayahnya meski hanya dapat dilihat dari atas flyover. 

"Ya bagus lingkungan kita jadi dicat ulang dan rapih kalau dilihat dari atas," kata Cakrawijaya (20) selaku warga Gang Musolla RT 12, RW 01, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2020).

Cakra mengatakan dalam merealisasikan pengecatan di lingkungannya itu, pihak Kelurahan Lenteng Agung dengan beberapa stakeholder terkait mengadakan pertemuan dengan warga. 

Dalam pertemuan itu warga diberikan penjelasan terkait pelaksanaan teknis pengecatan atap rumah hingga pola desain yang bakal di gambar pihak pelaksana. 

"Dikasih tahu motifnya bunga. Jadi Kepala Keluarga dipanggil ke kelurahan yang rumahnya di cat," jelasnya. 

Pernyataan yang sama turut dilontarkan Ketua RT setempat, Guntoro terkait reaksi warga akan renovasi atap rumahnya. 

"Saat ini alhamdulillah warga menerima semua. Artinya tidak ada masalah dengan warga," kata Guntoro saat ditemui di kediamannya, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jaksel, Selasa (15/12/2020).

Guntoro mengatakan dalam proses pengerjaan itu tak satupun biaya dan tenaga yang dikeluarkan oleh warga. 

Sebab, praktik dari pelaksanaan dan pengecatan dilakukan oleh para stakeholder terkait maupun pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU). 

"Untuk pengerjaannya itu dilakukan oleh tenaga PPSU dan Dewan Kesenian Jakarta, berikut anggaran maupun biaya pengecatan itu langsung dari pemerintah kita tidak ada swadaya masyarakat. Cuman kita sebagai RT mengimbau kepada warga supaya yang gentengnya kena dicat itu enggak kaget," jelasnya. 

Adapun Guntoro menuturkan hanya terdapat 10 rumah yang dilakukan pengecatan atap rumahnya pada lingkungan yang dipimpinnya itu. (m23) 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved