Breaking News:

VIDEO Tepis Anggapan Pembangunan WC Kemahalan, Pemkab Bekasi Jelaskan Rincian Fasilitasnya

Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan anggaran pembangunan ratusan WC atau toilet di sekolah sudah sesuai ketentuan.

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mempersiapkan sarana sanitasi di sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka, pada Januari 2021 dengan adaptasi kebiasaan baru. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan anggaran pembangunan ratusan WC atau toilet di sekolah sudah sesuai ketentuan.

Demikian diutarakan Kepala Bidang Bangunan Negara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro saat menghadiri simulasi kegiatan belajar mengajar (KMB) tatap muka di SD Negeri 02 Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, pada Selasa (15/12/2020).

Benny menerangkan, pembangunan toilet ini mengacu pada standar protokol kesehatan pencegahan covid-19. Setiap toilet terdiri dari urinoir hingga ketersediaan air bersih.

“Belum pernah ada SD yang pakai urinioir. Konsep ini kami bangun agar menjaga suhu tetap sejuk dan kering sehingga menggunakan urionir, ventilasi harus memadai. Kami ingin ketersediaan air bersih tersedia. Karena percuma ada wc kalau tidak ada air bersih, makanya kami gunakan ground water tank,” ucap dia.

Sedangkan terkait biaya pembangunannya, Benny memastikan telah sesuai ketentuan. Pasalnya, yang dibangun itu bukan hanya WC nya saja, akan tetapi fasilitas lainnya. Fasilitas lainnya diantaranya biofilter, toren, urinoir, water tank dan lima westafel pijak.

Lalu, untuk ukuran bangun toilet itu 3,5 X 3,6 ditambah selasar sekitar 14 meter persegi. Harga satuan per meternya Rp 5,8 juta tanpa pajak, jika sudah dipajak itu nilainya Rp 4,3 juta.

Baca juga: Batas Maksimal Jemaat yang Diperbolehkan Ibadah di Gereja Bekasi saat Natal hanya 25 Persen

"Anggaran ketentuan APBD kan ada pajak, keuntungan penyedia. Biaya bangun itu sebesar Rp 149 juta belum termasuk pajak. Anggaran sebesar itu dengan harga per meter di Kabupaten Bekasi, Insha Allah sudah sesuai dengan bangunan tidak bertingkat sederhana,” ucapnya.

Maka itu, Benny meminta semua pihak untuk mengawasi proses pembangunannya agar sesuai spesifikasi, termasuk awak media.

Baca juga: VIDEO Pendukung HRS Unjuk Rasa di Depan Mapolrestro Bekasi Kota, Tuntut Rizieq Shihab Dibebaskan

Guna memastikan tidak ada pelanggaran, Benny menambahkan, nantinya sebelum proses pembayaran, setiap pembangunan akan dilakukan penghitungan ulang.

“Jadi ada skema stock opname di mana nanti dihitung ulang apa saja yang digunakan, berapa biaya, langsung dibayar. Jadi ini untuk memastikan semuanya sesuai aturan,” papar dia.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved