Berita Video

VIDEO Suasana Persiapan Pembangunan MRT Fase 2 Bundaran HI - Kampung Bandan

Proyek sepanjang 11, 8 Km dari Bundaran HI hingga kawasan Ancol Barat ini terdiri dari 2 tahap yakni 2A dan 2 B.

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Ahmad Sabran
warta kota
Proyek Pembangunan MRT Jakarta Fase 2 di Monas, Selasa (15/12/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Sejumlah pekerja dibantu alat berat, sedang bekerja pada proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) fase 2 di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (15/12/2020).

Proyek sepanjang 11, 8 Km dari Bundaran HI hingga kawasan Ancol Barat ini terdiri dari 2 tahap yakni 2A dan 2 B.

Tahap 2A terdiri dari 7 stasiun bawah tanah dengan panjang jalur 5.8 Km sedangkan tahap 2B terdiri dari 2 stasiun dengan panjang jalur 6 Km.

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menyebut bahwa pengerjaan proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2A, yaitu Bundaran HI hingga Kota, terus dikejar.

Per 30 September 2020 lalu, paket kontrak CP 201 yang mengerjakan pembangunan terowongan dari Stasiun Bundaran HI sampai dengan Stasiun Harmoni serta membangun dua stasiun, yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas telah mencapai 8,38 persen.

Meski demikian, terdapat sejumlah kendala terhadap pengadaan paket kontrak CP 202 Harmoni - Mangga Besar, CP 205 sistem perkeretaapian dan rel, serta CP 206 untuk pengadaan kereta (rolling stock).

Baca juga: Kelompok LGBT Muncul di TNI Dipimpin Seorang Sersan, Anggotanya Letkol, ini Fakta-faktanya

Baca juga: Hotman Paris Sebut ada Pasal di UU Cipta Kerja yang Untungkan Buruh, Ditakuti Pengusaha

Baca juga: Viral Video Satpol PP di Pubabu, NTT Banting dan Tendang Wanita dan Anak-anak, ini Kata Walhi

“Terdapat kendala atas pengadaan paket kontrak CP202, CP205, dan CP206. Salah satu penyebabnya karena pandemi COVID-19 yang tengah melanda menyebabkan risiko tinggi terhadap keseluruhan proyek Fase 2 MRT Jakarta," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar, dalam siaran tertulisnya, Minggu (18/10/2020).

"Selain itu, faktor minimnya keterlibatan dan ketertarikan kontraktor Jepang menyebabkan posisi tawar kontraktor Jepang khususnya untuk paket railway systems dan rolling stock menjadi sangat tinggi,” tambahnya.

Oleh karena itu, lanut William, tahapan operasional MRT Jakarta Fase 2A telah dibagi menjadi dua, yaitu segmen 1 BHI - Harmoni akan selesai direncanakan pada Maret 2025.

Sedangkan tahapan operasional segmen 2 Harmoni - Kota kemungkinan besar akan bergeser ke pertengahan 2027.

Kegagalan pengadaan CP202 adalah akibat dari resiko konstruksi lapangan yang cukup tinggi, ditambah dengan kondisi pandemi COVID-19 yang berkepanjangan.

Dimana dari hasil evaluasi, Peserta Lelang meminta waktu penyelesaian proyek yang lebih panjang.

Lebih lanjut, status pengadaan CP205 saat ini telah mengalami perpanjangan waktu pengadaan sebanyak empat kali.

"Selain karena kondisi pandemi COVID-19, Peserta Lelang meminta perpanjangan waktu karena adanya isu kebijakan penggunaan produk komunikasi tertentu yang tidak bisa disediakan Kontraktor Jepang, review jadwal proyek lebih lanjut," katanya.

Lalu yang terbaru Peserta Lelang melihat adanya resiko interfacing antar pekerjaan paket sipil dan paket sistem perkeretaapian.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved