Breaking News:

Virus Corona

202 Dokter dan 146 Perawat Gugur Akibat Covid-19, Puskesmas Penyumbang Terbanyak Kedua

Tim mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memperbarui jumlah kematian dokter maupun tenaga kesehatan, hingga 15 Desember 2020

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com
Ilustrasi tenaga medis menangani pasien Covid-19. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tim mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memperbarui jumlah kematian dokter maupun tenaga kesehatan, hingga 15 Desember 2020.

Sejak Maret, terdapat total 369 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19, yang terdiri dari 202 dokter dan 15 dokter gigi, dan 146 perawat.

Para dokter yang meninggal terdiri dari 107 dokter umum (4 guru besar), dan 92 dokter spesialis (7 guru besar).

Baca juga: Selundupkan Pasien Covid-19 untuk Jalani Isolasi, Hotel di Sawah Besar Bakal Disegel

Serta 2 residen, dan 1 dalam verifikasi yang keseluruhannya berasal dari 24 IDI Wilayah (provinsi) dan 92 IDI Cabang (Kota/Kabupaten).

Kenaikan jumlah kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan ini, kata Tim Mitigasi PB IDI Dr Adib Khumaidi, merupakan salah satu dampak dari peningkatan jumlah penderita Covid-19, baik yang dirawat maupun yang OTG (Orang Tanpa Gejala).

Pilkada yang baru saja selesai juga menjadi potensi fluktuasi naiknya angka penularan Covid-19.

Baca juga: Insiden Tim Pemburu Covid Dikunci di Kafe, Satpol PP Kota Bekasi Masih Tunggu Hasil Evaluasi

"Kami mengimbau masyarakat dan kepala daerah serta pendukungnya untuk menghindari proses aktivitas yang melibatkan berkerumunnya massa."

"Dan bagi setiap orang untuk memeriksakan kesehatannya apabila terdapat gejala, dan melakukan testing meskipun juga tanpa gejala," kata Adib lewat keterangan tertulis, Selasa (15/12/2020).

Tim Mitigasi IDI berharap para pemimpin daerah yang terpilih memprioritaskan penanganan pandemi Covid, dengan meningkatkan upaya preventif dan kemampuan layanan fasilitas kesehatan, seraya melindungi para tenaga medis dan kesehatan.

Baca juga: Rizieq Shihab Ajukan Praperadilan di PN Jakarta Selatan, Kuasa Hukum Sebut Upaya Elegan

Tim Mitigasi IDI juga mengimbau masyarakat agar meski vaksin Covid-19 sudah tersedia, untuk perlindungan maksimal, maka setiap orang harus tetap menjalankan protokol kesehatan, karena situasi penularan Covid di Indonesia saat ini sudah tidak terkendali.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved