Breaking News:

Pilkada Depok

Tiga Kali Kalah di Pilkada Depok Politisi Senior PDI Perjuangan Desak DPP Beri Hukuman Sukur Nababan

Tiga kali kalah di Pilkada Depok politisi senior PDI Perjuangan desak DPP beri hukuman Sukur Nababan

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Tiga kali kalah di Pilkada Depok politisi senior PDI Perjuangan desak DPP beri hukuman Sukur Nababan. Tampak politisi senior PDI Perjuangan Kota Depok, Toto Sardjono atau Toto Towel saat ditemui wartawan di daerah Kelurahan Mampang, Pancoran Mas, Depok, Minggu (13/12/2020). 

Tiga kali kalah di Pilkada Depok politisi senior PDI Perjuangan desak DPP beri hukuman Sukur Nababan

Laporan Wartawan Warta Kota, Vini Rizki Amelia

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kekalahan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Depok 2020 tentunya membawa pukulan sendiri.

Sebab, ini kali ketiganya partai besutan Megawati Soekarno Putri itu tersungkur dari kontestasi perebutan kursi eksekutif Kota Depok.

Padahal, saat pemilihan legislatif (Pileg) 2019, PDI Perjuangan sukses bertengger dengan perolehan 10 kursi di Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok.

Pihak politisi senior PDIP Kota Depok, Toto Sardjono alias Toto Towel mengungkapkan kekecewaannya atas torehan tersebut.

Menurutnya, kekalahan PDI Perjuangan tiga kali berturut-turut tak lepas dari cara partai dalam mencalonkan jagoannya untuk maju meraih kemenangan.

"Tidak ada parameter yang jelas yang dipakai dalam mengusung calonnya. Tidak cermat menganalisis, tidak menghargai proses politik, tidak mau mendengar kader.

"Semua serba sporadis, tanpa analisis dan konsep yang matang," kata pria yang akrab disapa Towel ini kepada wartawan di daerah Kelurahan Mampang, Pancoran Mas, Depok, Minggu (13/12/2020).

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved