PSBB Jakarta

Dua Kafe di Kembangan Jakarta Barat Ditutup Sementara karena Langgar PSBB Transisi

Dua Kafe di Kembangan, Jakarta Barat ditutup sementara pada Sabtu (12/12/2020) malam karena melanggar PSBB transisi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Satpol PP Jakarta Barat
Dua Kafe di Kembangan, Jakarta Barat ditutup sementara pada Sabtu (12/12/2020) malam karena melanggar PSBB transisi. Tidak terapkan protokol kesehatan kafe di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat ditutup sementara, Sabtu (12/12/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMBANGAN - Dua kafe di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat terkena sanksi PSBB transisi lantaran ketahuan melanggar protokol kesehatan.

Sanksi itu diberikan ketika Satpol PP lakukan operasi yustisi Sabtu (12/12/2020) malam.

Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan pihaknya gelar operasi yustisi di kawasan Kembangan Sabtu (12/12/2020) pukul 20.30 WIB.

Video: KPU Kota Tangsel Telusuri Penyebaran Covid-19 Pascawafatnya Bambang Dwitoro

Sebanyak empat unit kendaraan Patroli Satpol PP Jakarta Barat dikerahkan dalam operasi yustisi tersebut.

Hasilnya dua kafe di Joglo bernama Namlapan Joglo Cafe dan Sejenak Kopi terkena penindakan.

Dua kafe itu ketahuan melanggar ketentuan PSBB transisi.

Baca juga: Total Denda Pelanggar Protokol Kesehatan yang Terjaring Operasi Yustisi, Capai Rp 5,8 Miliar

Baca juga: Operasi Yustisi di Cibinong Bogor 200 Warga Cibinong Tertangkap Tak Menggunakan Masker

"Pada kafe Namlapan Joglo ada delapan poin pelanggaran yang dilakukan kafe tersebut," ujar Tamo dikonfirmasi Minggu (13/12/2020).

Jenis pelanggaran itu yakni antaranya tidak melakukan rentang jarak antar pengunjung, tidak terapkan batasan kapasitas pengunjung, tidak terapkan pemeriksaan suhu tubuh, dan tidak mendata pengunjung.

Maka sesuai dengan Pergub 101 Tahun 2020 dan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata Nomor 259 Tahun 2020 kafe itu dikenakan sanksi.

"Sanksi berupa penutupan 1x24 jam terhadap kafe tersebut," jelas Tamo.

Baca juga: 71 Hari Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Denda Rp 5,7 Miliar Dikumpulkan dari Pelanggar

Pemilik kafe juga diperiksa oleh Satpol PP dan KTPnya disita.

Selain Namlapan Joglo, Satpol PP juga menindak satu kafe di Joglo bernama Sejenak Kopi.

Kafe itu juga melanggar delapan poin PSBB transisi yakni di antaranya tidak membatasi kapasitas pengunjung, tidak mendata pengunjung, dan tidak periksa suhu tubuh pengunjung.

Baca juga: Terjaring Operasi Yustisi, 127 Warga Cileungsi, Kabupaten Bogor Dapat Sanksi Sosial

"Maka dari itu kafe tersebut kami tutup 1x24 jam," jelas Tamo. (m24)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved