Breaking News:

Habib Rizieq Pulang

Dicecar 84 Pertanyaan Dalam 12 Jam, Habib Rizieq Sempat Perbaiki dan Tambahkan Jawaban Dalam BAP

Dicecar 84 Pertanyaan Dalam 12 Jam Pemeriksaan, Habib Rizieq Sempat Perbaiki dan Tambahkan Jawabannya Dalam BAP

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Nur Ichsan
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab acungkan jempol didampingi Sekretaris Umum FPI Munarman memberikan keterangan sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). Rizieq Shihab tiba di Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan Habib Rizieq Shihab dicecar 84 pertanyaan dalam pemeriksaan selama 12 jam di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (12/12/2020).

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menuturkan setelah penyidik rampung melakukan pemeriksaan, maka penyidk membacakan kembali berita acara pemeriksaan kepada Rizieq Shihab.

Baca juga: Positif Covid-19 Hingga Harus Dipapah ke Rumah Sakit, Gus Miftah Minta Doa untuk Ustaz Yusuf Mansur

"Kemudian ada beberapa yang diperbaiki atau ditambahi oleh tersangka. Jadi kita melayani dengan baik, apa-apa saja yang menjadi kekurangan dari pada jawaban tersangka di dalam berita acara pemeriksaan," kata Argo, Minggu (13/12/2020).

"Ada 84 pertanyaan yang diberikan penyidik ke saudara MRS sebagai tersangka. Penyidik melakukan pemeriksaan secara Humanis dan menjamin hak-hak tersangka," tambah Argo di Mapolda Metro Jaya, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: Update Pilkada Karawang Real Count 61 Persen, Cellica-Aep Unggul Telak di Dua Kecamatan Karawang

Ia menjelaskan Rizieq Shihab ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya hingga 20 hari ke depan. "Tersangka menjalani penahanan mulai 12 Desember hingga 20 hari ke depan, atau sampai 31 Desember," kata Argo.

Menurutnya, penyidik menahan Rizieq di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya hingga 31 Desember 2020.

Argo menambahkan penyidik memiliki pertimbangan obyektif dan subjektif terkait penahanan terhadap Rizieq.

"Pertimbangan obyektif antara lain kaena ancaman hukuman lebih dari lima tahun," katanya.

Baca juga: Walau Pilkada Digelar di Tengah Pandemi, Teh Celli Ungkap Partisipasi Pemilih Malah Naik 70 Persen

Sementara alasan subyektif yakni agar tidak menghilangkan barang bukti, tidak melarikan diri, serta tidak melakukan tindak pidana yang sama atau mengulangi perbuatannya.

Seperti diketahui Rizieq dianggap menyerahkan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kerumunan Petamburan di tengah pandemi Covid-19 dengan jeratan Pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP, serta Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ada 5 tersangka lain yang ditetapkan bersama Rizieq atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan ini.(bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved