Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS: Habib Rizieq Resmi Ditahan di Polda Metro Jaya Terkait Kasus Kerumunan di Petamburan

Habib Rizieq Shihab resmi ditahan di Polda Metro Jaya terkait kasus kerumunan di Petamburan 14 November 2020, Minggu (13/12/2020) dini hari.

Warta Kota/Nur Ichsan
Habib Rizieq Resmi Ditahan di Polda Metro Jaya Terkait Kasus Kerumunan di Petamburan. Tampak Habib Rizieq Shihab di Polda Metro Jaya sebelum menjalani pemeriksaan penyidik terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan, Sabtu (12/12/2020). 

Ini bisa dianggap menghalang-halangi kerja hukum (security).

Juga bisa ditafsirkan sebagai memunculkan gangguan terhadap rasa aman masyarakat (safety). 

"Memperpanjang masa hukuman bisa diambil hakim dalam rangka memulihkan atau mempertahankan rasa aman masyakat lebih lama lagi," tambah Reza.

3) Pengerahan massa. "Ketika orang yang bermasalah dengan hukum adalah tokoh dengan banyak pengikut, ia harus bisa membuktikan bahwa ia mampu mengendalikan massanya.

"Jangan sampai massa tak mampu menahan diri sehingga melakukan vigilantisme," kata Reza.

Yakni, menampilkan tindak-tanduk yang anggaplah ditujukan untuk menuntut keadilan, menciptakan ketertiban, menegakkan supremasi hukum, namun justru dengan cara-cara yang melanggar hukum itu sendiri.

"Lagi-lagi, vigilantisme akibat massa yang tak terkendali dapat dipandang sebagai gangguan terhadap rasa aman masyarakat," ujarnya.

Habib Rizieq Shihab Datangi Polda Metro Jaya, Polisi: MRS Takut Ditangkap, Dia Menyerah

Sebelumnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq Shihab datangi ke Polda Metro Jaya, SAbtu /12/12/2020).

Diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Habib Rizieq Shihab atau MRS takut ditangkap polisi, dan menyebut MRS menyerah

Maka itu, kedatangan MRS ke Polda Metro Jaya bukan karena dipanggil polisi melainkan MRS menyerah dan MRS takut ditangkap sehingga MRS menyerahkan diri ke polisi.

"Jadi MRS itu takut ditangkap, sehingga dia menyerah dan datang ke Polda Metro Jaya. Dia menyerah, dia takut"

Baca juga: Kedatangan Habib Rizieq, Polda Metro: Bukan Penuhi Panggilan, Tapi Takut Ditangkap, Dia Menyerah

Baca juga: Foto : Habib Rizieq Shihab Acungkan Jempol Sebelum Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Kerumunan

Baca juga: MAHFUD MD Tegas Tolak Rekonsiliasi dengan Habib Rizieq Shihab:Belum Ketemu Sudah Minta Syarat Tinggi

"Karena takut, dia menyerah, bukan panggilan," ujar Yusri, kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020).

"Kan (kami) sudah ngomong bahwa Polda Metro Jaya tidak akan melakukan pemanggilan, kita akan tangkap. Karena takut ditangkap, dia menyerah," imbuhnya.

Sementara itu terkait ditahan atau tidaknya MRS, Yusri mengatakan hal tersebut merupakan kewenangan dari penyidik.

Yusri mengatakan pihaknya memiliki waktu 1x24 jam untuk memutuskan MRS akan ditahan atau tidak setelah diperiksa.

Rizieq Shihab mendatangi Polda Metro Jaya, untuk diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan, Sabtu (12/12/2020).
Rizieq Shihab mendatangi Polda Metro Jaya, untuk diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan, Sabtu (12/12/2020). (WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

"Untuk penahanan nanti itu kan kewenangan dari penyidik, melihat nanti alasan objektif dan subjektif"

"Kita punya waktu 1×24 jam. Nah, nanti baru bisa ditentukan apakah ditahan gitu," ungkapnya.

Lebih lanjut Yusri menegaskan kembali bahwa sebenarnya tidak ada agenda pemanggilan terhadap MRS pada hari ini.

"Tidak ada pemanggilan hari ini, dia datang, kita berikan surat perintah penangkapan," tandasnya.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab acungkan jempol didampingi Sekretaris Umum FPI Munarman memberikan keterangan sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). Rizieq Shihab tiba di Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu.
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab acungkan jempol didampingi Sekretaris Umum FPI Munarman memberikan keterangan sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). Rizieq Shihab tiba di Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu. (Warta Kota/Nur Ichsan)

Sebelumnya diberitakan, Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akhirnya memenuhi pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Polda Metro Jaya, Jakarta pada hari ini, Sabtu (12/12/2020).

Berdasarkan pengamatan Tribunnews di lokasi, Habib Rizieq tiba di depan gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada pukul 10.20 WIB. Dia tampak turun dari minibus berwarna putih.

Terlihat, Habib Rizieq tampak mengenakan pakaian gamis beserta sorban berwarna putih.

Alumnus Universitas di Malaysia itu tampak hadir ditemani oleh sejumlah kuasa hukumnya.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (tengah) didampingi Sekretaris Umum FPI Munarman memberikan keterangan sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). Rizieq Shihab tiba di Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu.
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (tengah) didampingi Sekretaris Umum FPI Munarman memberikan keterangan sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). Rizieq Shihab tiba di Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu. (Warta Kota/Nur Ichsan)

Habib Rizieq pun sempat mengeluarkan sejumlah pernyataan sebelum masuk ke dalam gedung pemeriksaan.

"Alhamdulilah rekan rekan wartawan semuanya hari ini dengan izin Allah SWT saya bisa hadir di Polda Metro Jaya untuk mengikuti pemeriksaan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku," kata Habib Rizieq.

Ia juga menjelaskan saat ini kondisinya sehat untuk menjalani proses hukum.

Ia mengaku siap menjawab pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.

"Saya alhamdulilah selalu sehat walafiat. Ditanya kita jawab selesaikan," ujarnya.

Mahfud MD Tegas Tolak Rekonsiliasi dengan Habib Rizieq Shihab

Menkopolhukam Mohammad Mahfud MD menegaskan, pemerintah tidak berencana melakukan rekonsiliasi dengan Muhammad Rizieq Shihab (MRS).

Selain itu, Mohammad Mahfud MD juga tidak berencana memulai untuk membuka dialog dengan Imam Besar Front Pembela Islam (IB FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).

Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD menegaskan tidak ada rencana rekonsiliasi dengan Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab (MRS) karena permintaan yang diajukan terlalu tinggi.
Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD menegaskan tidak ada rencana rekonsiliasi dengan Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab (MRS) karena permintaan yang diajukan terlalu tinggi. (photocollage/wartakotalive.com/tribunnews.com)

"Kalau saya tidak ada rencana seperti itu ya, saya tidak ada rencana seperti itu," ujar Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam dialog di Tv Berita Satu.

Video dialog Mahfud MD dan Claudius Boekan, host Berita Satu, di-share juga di akun youtube Berita Sabtu, Jumat (11/12/2020).

Mahfud mengaku tak mungkin menghadiri satu pertemuan atau undangan jika tak jelas siapa yang mengundang dan kalau sebuah organisasi apakah sudah terdaftar secara hukum.

"Saya diundang di dalam sebuah pertemuan, ya saya bilang ini ndak jelas yang ngundang siapa yang bertanggung jawab siapa dan sebagainya," ujarnya.

Terkait pernyataan tersebut yang juga diberitakan media online, Mahfud MD melalui akun twitternya kemudian memberi penjelasan tambahan.

Mahfud MD sendiri sebelumnya pernah menegaskan bahwa twitter atas nama @mohmahfudmd dia langsung kelola sendiri, tanpa melalui admin.

Dalam penjelasannya melalui twitter, Mahfud MD menyebutkan, sebelum MRS mendarat di Bandara Soekarno Hatta sepulang dari Arab Saudi pada 9 November 2020, sekitar pukul 19:00 dia mengundang Sugito dan Ari.

Sugito dan Ari adalah tim kuasa hukum MRS.

Mahfud MD mengaku mengajak silaturahim di tempat yang netral untuk berdialog dengan MRS demi menjaga negara dan umat bersama-sama.

"Penjelasan: Sebenarnya, mlm sblm MRS mendarat, tgl 9/11/2020 jam 19 sy mengundang Tim Hukum MRS (Sugito dan Ari), sy ngajak diatur silaturrahim di tempat netral utk berdialog dgn MRS utk menjaga negara dan umat ber-sama2 demi kebaikan rakyat dan umat," ujar Mahfud MD.

Tetapi, kata Mahfud MD, sebelum pertemuan itu berlangsung, MRS setelah tiba di Indonesia langsung menyampaikan sejumlah tuntutan.

HRS, kata Mahfud MD, hanya mau berdialog apabila pemerintah membebaskan terpidana teroris dan membebaskan sejumlah tersangka tindak pidana tertentu. 

"Loh, blm silaturrahim sudah minta syarat tinggi. Maka saya tegaskan, Pemerintah tak berencana rekonsiliasi dengan MRS," ujar Mahfud MD melalui akun twitternya, Sabtu (12/12/2020) sekitar tiga jam lalu.

Inilah cuitan Mahfud MD terkait rekonsiliasi dengan HRS.

@mohmahfudmd: Penjelasan: Sebenarnya, mlm sblm MRS mendarat, tgl 9/11/2020 jam 19 sy mengundang Tim Hukum MRS (Sugito dan Ari), sy ngajak diatur silaturrahim di tempat netral utk berdialog dgn MRS utk menjaga negara dan umat ber-sama2 demi kebaikan rakyat dan umat

@mohmahfudmd 3j Membalas@mohmahfudmd: Tp apa jawabnya? Hr pertama dia berpidato lantang, "Mau rekonsiliasi dgn syarat pemerintah membebaskan terpidana teroris, melepas tersangka tindak pidana dgn nama2 ttt.

Loh, blm silaturrahim sdh minta syarat tinggi. Maka sy tegaskan, Pemerintah tak berencana rekonsiliasi dgn MRS.

Tiga Tahapan Hadapi Rizieq Shihab

Dalam dialog dengan Berita Satu, Mahfud MD mengatakan, pemerintah telah melakukan tiga tahapan terhadap MRS sebelum melakukan tindakan hukum pidana.

Tahap pertama adalah persuasif, himbauan agar MRS dan para pendukungnya tidak melakukan protokol kesehatan setelah pulang ke Indonesia.

"Waktu mau pulang, silakan pulang, dia punya hak hukum, kita berikan hak itu. Tapi tolong jangan merusak dan itu sudah dilakukan"

"Mereka sudah pulang, diantar oleh polisi," ujar Mahfud MD menjelaskan contoh tindakan persuasif.

Tetapi, setelah tiba di kediaman, MRS malah menggelar pengajian dan terjadi kerumunan. Keesekokan harinya pun demikian, masih menggelar sebuah acara yang dihadiri orang banyak. 

"Karena melanggar, ya kemudian ada tindakan administratif. Pak Gubernur Anies memberikan teguran atau peringatan"

"Kan penjelasan Pak Anies begitu. Sampai ada Wali Kota juga yang dicopot," ujar Mahfud.

Tetapi, kegiatan masih terus berjalan. Tak hanya di Jakarta, tetapi juga di Bogor, Jawa Barat. Karena itulah, polisi kemudian melakukan tindakan hukum pidana, ultimum remedium.

(Kompas.com/Ihsanuddin/Wartakotalive.com/Tribunnews.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rizieq Digiring ke Mobil Tahanan dengan Tangan Terikat"

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved