Breaking News:

Pilkada Depok

Tim Pemenangan Pradi-Afifah Kumpulkan Bukti Dugaan Kecurangan di Pilkada Depok

Tim Pemenangan Pradi-Afifah tengah mengumpulkan bukti dugaan kecurangan di Pilkada Depok. Bila ditemukan dugaan yang kuat akan ditindaklanjuti.

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Sekretaris DPC PDIP Depok, Ikravany Hilman 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Tim pemenangan Pradi-Afifah saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti dugaan kecurangan di Pilkada Depok 2020.

Hal tersebut dilakukan lantaran banyaknya laporan dugaan kecurangan yang disampaikan warga Depok kepada Tim Pemenangan Pradi-Afifah.

"Kami menerima banyak laporan dugaan kecurangan. Kami tengah mengumpulkan laporan itu. Di setiap kelurahan ada saja laporannya," kata Sekretaris Tim Pemenangan Pradi-Afifah, Ikravany Hilman, kemarin.

"Laporan itu dugaan kecurangan itu diterimanya di masa kampanye dan saat pencoblosan di Pilkada Depok," tambahnya.

Menurut Ikra, dari sekian dugaan pelanggaran yang sedang dihimpun, beberapa di antaranya mungkin berpotensi untuk jadi materi gugatan, bahkan bisa berimplikasi pada diskualifikasi.

“Tidak semua laporan bisa digunakan. Ada yang punya potensi sebagai pelanggaran pidana pemilu, ada yang administratif, kita pilah-pilah. Ini yang sedang dikelola oleh tim hukum kami,” ujar Ikra. 

Ikravany menyatakan bahwa semua dugaan kecurangan yang diklaim terjadi sejak masa kampanye, masa tenang, hingga hari pencoblosan, harus dikaji betul dan melewati proses validasi data.

“Misalnya, ada laporan pembagian uang atau kita kenal sebagai serangan fajar. Nah itu ada laporan-laporan, ada orang yang diwawancara, ada barang bukti yang kita temukan. Cuma ini kan tetap harus kita kembangkan lagi sejauh mana,” tutur Ikra.

Ikravany mengatakan sebelum tanggal 15 Desember ditargetkan validasi data sudah rampung. Bila dalam validasi data itu ada indikasi kuat dugaan kecurangan secara masif yang disertai barang bukti, maka akan ditindaklanjuti.

Namun, bila hanya terjadi di satu kelurahan, maka kasusnya tidak akan ditindaklanjuti.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved