Breaking News:

Kisah Pilu Dokter Novita, Wafat Bersama Bayi 7 Bulan Dalam Kandungannya karena Terpapar Covid-19

Dr Novita Rachmawati di Ponorogo akhirnya meninggal dunia menyusul bayi dalam kandungannya berusia tujuh bulan setelah terpapar Covid-19.

istimewa
Dr Novita Rachmawati meninggal dunia bersama bayi tujuh bulan dalam kandungannya karena terpapar Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dr Novita Rachmawati di Ponorogo akhirnya meninggal dunia menyusul bayi dalam kandungannya berusia tujuh bulan setelah terpapar Covid-19.

Kisah pilu dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Muslimat Ponorogo itu menambah panjang daftar tenaga medis yang gugur saat berjuang menangani Covid-19.

Sekaligus menjadi pengingat betapa pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman yang perlu disikapi  lebih hati-hati dan waspada dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.  

Kabar duka dari dunia medis Ponorogo itu datang akhir pekan lalu.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia 12 Desember 2020: Pasien Positif Melonjak 6.388 Jadi 611.631 Orang

Dokter Novita Rachmawati meninggal dunia pada Jumat (11/12/2020) pagi di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono mengatakan, dr Novita Rachmawati meninggal bersama janinnya yang berusia tujuh bulan.

"Dokter Novita ini meninggal dunia dalam kondisi menderita Covid-19. Usia kandungannya 7 bulan. Kita sangat berduka dan ini sekaligus memberikan pelajaran untuk lebih berhati-hati bahwa Covid-19 ini sangat berbahaya," kata Agus Praono, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Bertambah 52 Orang, Kecamatan Rumpin Masuk Zona Merah

Dokter Novita sendiri merupakan dokter umum yang bertugas di Rumah Sakit Umum Muslimat Ponorogo.

Lebih lanjut, Agus Pramono meminta masyarakat untuk menggalakkan protokol kesehatan di tengah naiknya angka penularan Covid-19 di Bumi Reog.

"Berkali-kali saya sampaikan bahwa Covid-19 ini memang ada. Kita sedang berjuang, saat ini kasus Ponorogo sedang meningkat," ucap Agus Pramono.

Baca juga: Gelar Razia Masker, Satgas Covid-19 Justru Pergoki Pencuri Sepeda Motor dan Pengguna Narkoba

Halaman
1234
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved