Breaking News:

Berita Internasional

HAKIM Austria Bela Kaum Muslim, Batalkan UU Larang Siswi Pakai Jilbab karena Diskriminasi Umat Islam

Pengadilan Austria batalkan undang-undang yang melarang siswi berjilbab di hari Jumat karena dinilai bentuk diskriminasi terhadap kebebasan beragama.

Editor: Suprapto
dailymail
Pengadilan Austria batalkan undang-undang yang melarang siswi berjilbab di hari Jumat karena dinilai bentuk diskriminasi terhadap kebebasan beragama. 

* Pengadilan Austria batalkan larangan siswi berjilbab

* Hakim Austria nilai UU diskriminasi umat Islam

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pengadilan Austria telah membatalkan larangan jilbab religius di sekolah-sekolah pada hari Jumat karena hakim menyatakan aturan tersebut mendiskriminasi Muslim atau umat Islam.

Pengadilan konstitusional Austria membatalkan undang-undang yang diperkenalkan tahun lalu yang melarang jilbab di sekolah dasar, dengan mengatakan tindakan itu tidak konstitusional dan diskriminatif.

Dalam sebuah pernyataan yang menjelaskan keputusan tersebut, pengadilan mengatakan undang-undang tersebut 'melanggar prinsip persamaan dalam kaitannya dengan kebebasan beragama, berkeyakinan dan hati nurani'.

Demikian berita terkini Warta Kota yang diperoleh dari dailymail.co.uk.

Undang-undang melarang anak perempuan berusia di bawah sepuluh tahun mengenakan jilbab di sekolah dasar dan telah ditantang oleh dua anak dan orang tua mereka.

Pemerintah koalisi baru Austria telah merencanakan untuk memperpanjang larangan bagi anak perempuan di bawah 14 tahun.

Langkah itu disahkan pada Mei 2019 di bawah koalisi sebelumnya dari Partai Rakyat kanan-tengah (OeVP) dan Partai Kebebasan (FPOe) sayap kanan, hanya beberapa hari sebelum pemerintah itu runtuh karena skandal korupsi.

Kedua partai telah membuat retorika anti-imigrasi dan peringatan terhadap 'masyarakat paralel' sebagai bagian penting dari pesan politik mereka dan juru bicara mereka menjelaskan pada saat itu bahwa undang-undang tersebut menargetkan jilbab.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved