Breaking News:

Pilkada Serentak

Bikin Heboh, Warga Satu Desa Protes Tak Ikut Coblos Pilkada karena Tak Diperhatikan Pemerintah

Sedikitnya 250 warga Desa Matabondu protes tak ikut coblos karena merasa tak diperhatikan Pemerintah.

KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Kades dan perangkat serta belasan warga Desa Matabondu, kabupaten Konawe Selatan, Sultra mengembalikanan surat pemberitahuan memilih pada Pilkada 2020 di wilayah itu ke kantor KPU Provinsi Sultra. 

Sedikitnya 250 warga Desa Matabondu protes tak ikut coblos karena merasa tak diperhatikan Pemerintah.

WARTAKOTALIVE.COM, KONAWE SELATAN - Sedikitnya 250 warga Desa Matabondu protes tak ikut coblos karena merasa tak diperhatikan Pemerintah.

Ke-250 warga asal Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), itu memutuskan untuk golput atau tak menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2020.

Protes yang dilakukan warga satu desa itu, karena selama 12 tahun mereka merasa tak diperhatikan oleh pemerintah.

Selama belasan tahun itu mereka tidak menerima alokasi dana desa dari pemerintah, seperti desa lainnya.

Padahal secara administrasi, Desa Matabondu sudah tercatat sebagai desa di Kementerian Desa (Kemendes).

"Makanya, pilkada ini kami memilih golput dengan mengembalikan surat ini.

"Percuma menyalurkan suara kita, tapi suara kita tidak pernah didengarkan," kata Kepala Desa Matabondu, Ahmad, saat dihubungi, Kamis (10/12/2020).

"Dana desa tidak pernah kita nikmati sejak 2007.

"Dana desa itu kami tahu selalu cair dari pusat, tapi tidak pernah sampai ke kami," sambungnya.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved