Breaking News:

Pilkada Serentak

Laporan Dicabut, Bareskrim Bakal Hentikan Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu Cagub Sumbar Mulyadi

Ia menambahkan, pihaknya juga akan membatalkan penerbitan surat perintah penangkapan kepada Mulyadi.

Editor: Yaspen Martinus
Facebook Sahabat Mulyadi Demokrat
Calon gubernur Sumatera Barat Mulyadi ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri, dalam kasus dugaan pelanggaran kampanye Pilkada 2020 di luar jadwal. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bareskrim Polri akan menghentikan penanganan kasus dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu, yang dilakukan oleh tersangka calon gubernur Sumatera Barat Mulyadi.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian menyampaikan, penghentian kelanjutan perkara itu dilakukan setelah pelapor mencabut laporannya kepada pihak kepolisian.

"Iya betul."

Baca juga: Staf Khusus Jokowi Ayu Kartika Dewi Positif Covid-19, Kemungkinan Tertular Saat Makan Bareng

"Hasil rapat pembahasan III di Sentra Gakkumdu Bawaslu juga sudah selesai."

"Dengan rekomendasi agar kasus tersebut dihentikan penyidikannya," kata Brigjen Andi saat dikonfirmasi, Jumat (11/12/2020).

Ia menambahkan, pihaknya juga akan membatalkan penerbitan surat perintah penangkapan kepada Mulyadi.

Baca juga: MAKI Duga Harga Sepaket Bansos yang Dikorupsi Juliari Batubara Rp 33 Ribu, Begini Hitungannya

Nantinya, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menghentikan kasus tersebut.

"Yang jelas penyidik sentra gakkumdu akan segera melaksanakan gelar perkara untuk menghentikan penyidikan sesuai rekomendasi rapat pembahasan III," jelasnya.

Sudah Berniat Terbitkan Surat Penangkapan

Bareskrim Polri memastikan cagub Sumatera Barat Mulyadi tak memenuhi pemeriksaan terkait pelanggaran tindak pidana pemilu curi start kampanye, Kamis (10/12/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved