Breaking News:

Pilkada Depok

Dugaan Politik Uang di Pilkada Depok Dilaporkan ke Bawaslu Kota Depok, Kasusnya Tengah Dikembangkan

Dugaan politik uang di Pilkada Depok dilaporkan ke Bawaslu Kota Depok, kasusnya tengah dikembangkan

Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Bawaslu Kota Depok menerima laporan dari masyarakat adanya dugaan money politic di Pilkada Depok 2020.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini pada Jumat (11/12/2020).

"Ada laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan money politik," kata Luli Barlini.

Baca juga: KPU Kota Depok Sebut Partisipasi Warga Depok ke TPS di Pilkada Depok Naik di Atas 60 Persen

Luli menjelaskan, adanya dugaan politik uang berupa pembagian amplop pada pemilih berisi uang tunai Rp 30 ribu.

"Sementara berupa uang Rp 30 ribu. Tapi maksud saya dan teman-teman akan menelusuri apakah hanya uang saja, atau memang ada hal-hal lain kan itu harus dikembangkan dulu dilihat lagi," kata Luli.

"Ini masih dugaan, asas praduga tak bersalah nya tetap berjalan dan penelusuran berproses apakah ada unsur atau tidak. Ada laporan dan kita menduga itu money politic," tambahnya.

Lebih lanjut, Luli berujar dugaan politik ini terjadi ditemukan di daerah Sawangan.

"Daerah Sawangan kalau gak salah. Aku cek dulu deh takut salah," tuturnya.

Berita ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Bawaslu Depok Dapat Laoran Dugaan Politik Uang di Sawangan, Bagi-bagi Amplop Isinya Rp 30 Ribu Penulis: Dwi Putra Kesuma

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved