Breaking News:

Pilkada Solo

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo Segera Pensiun, Serahkan ke Pimpinan Muda: Saya Ngemong Cucu Saja

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo akan pensiun dengan masa jabatan berakhir pada 17 Februari 2021, apa yang akan dilakukannya?

Kolase foto Tribunnews/Apfia Tioconny Billy/Kompas TV
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo akan pensiun dan serahkan jabatan ke Gibran Rakabuming bila menang di Pilkada 202 

Lantas bagaimana hasil di kandang banteng saat Pilkada Solo, Rabu (9/12/2020)?

Gibran-Teguh Unggul di Solo

Versi Charta Politika saat data masuk 93 persen :

1. Gibran-Teguh : 87,23 persen

2. Bagyo-FX Supardjo : 12,77 persen

Gibran Rakabuming Raka bersama Putut Gunawan melihat hasil hitung cepat suara sah Pilkada Solo 2020 di kantor DPC PDIP, Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Rabu (9/12/2020).
Gibran Rakabuming Raka bersama Putut Gunawan melihat hasil hitung cepat suara sah Pilkada Solo 2020 di kantor DPC PDIP, Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Rabu (9/12/2020). (TribunSolo.com/Adi Surya)

Versi Voxpol Centre saat data masuk 95 persen :

1. Gibran-Teguh : 86,57 persen 

2. Bagyo-FX Supardjo : 13,42 persen 

Bersi versi PDIP di kantor Brengosan Solo :

1. Gibran-Teguh :  83,47 persen

2. Bagyo-FX Supardjo : 16,53 persen

Data itu diambil kader dari 936 TPS dengan jumlah total 1.231 TPS di Pilkada Solo

Calon Bupati Sukoharjo nomor urut 01, Etty Suryani menunjukkan surat suara di TPS Gayam, Rabu (9/12/2020).
Calon Bupati Sukoharjo nomor urut 01, Etty Suryani menunjukkan surat suara di TPS Gayam, Rabu (9/12/2020). (TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI)

Etik-Agus Unggul di Sukoharjo

Versi Tim EA DPC PDIP Sukoharjo : 

1. Etik Suryani - Agus Santosa (EA) : 266.589 suara atau 53,35 persen 

2. Joko Santosa - Wiwaha Aji Santosa (Joswi) : 233.106 suara atau 46,65 persen

Versi Joswi saat rekapitulasi 1.353 TPS atau 76,24 persen masuk :

1. Etik Suryani - Agus Santosa (EA) : 195.494 suara atau 51,09 persen

2. Joko Santosa - Wiwaha Aji Santosa (Joswi) : 187.176 suara atau 48,92 persen

Said-Wahyu Unggul Telak di Boyolali

Versi DPC PDIP Boyolali :

1. Said Hidayat-Wahyu Irawan : Dapat 662.068 atau 95,59 persen

2. Kotak Kosong : Dapat 30.888 atau 4,31 persen

Jekek-Setyo Unggul di Wonogiri

Versi DPC PDIP Wonogiri

1. Joko Sutopo-Setyo Sukarno : Dapat 484.447 suara atau 83.36 pesen

2. Hartano-Joko Purnomo : Dapat 96.725 suara atau 16.64 persen

Sri Mulyani-Yoga Unggul di Klaten

Versi hitung cepat Pilkada Pemkab Klaten pukul 17.40 WIB : 

1. Sri Mulyani-Yoga Hardaya : Dapat 253.340 atau 49.41persen

2. One Krisnata-Muhammad : Dapat 168.300 suara atau 32,83 persen

3. Arif Budiyono-Harjanta : Dapat 91.045 suara atau 17,76 suara

Yun-Suroto Unggul di Sragen 

Versi Diskominfo Sragen : 

1. Kusnindar Untung Yuni Sukowati -Suroto : Dapat 431.802 suara atau 78,25 persen

2. Kotak Kosong : Dapat 106.600 suara atau 19.32 suara

Kader PDI-P membawa bendera super besar saat kampanye akbar yang dihadiri capres nomor urut 01 Jokowi di Stadion Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (9/4/2019).
Kader PDI-P membawa bendera super besar saat kampanye akbar yang dihadiri capres nomor urut 01 Jokowi di Stadion Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (9/4/2019). (TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI)

Ikon Kandang Banteng

Ikon 'kandang banteng' selama ini melekat pada wilayah Solo Raya karena PDIP selalu menang dalam kontestasi pemilu.

Namun kini detik-detik predikat itu menjadi akan dipertahankan kembali atau tidak dalam Pilkada serentak 2020?

Mengingat Pilkada serentak kali ini ada 6 daerah di Solo Raya yang menggelar hajatan pesta demokrasi lima tahunan sekali.

Di antaranya Kota Solo, Kabupaten Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri, Klaten dan Sragen yang tercatat total memiliki sebanyak 10 pasangan calon (paslon).

Adapun di semua wilayah itu, PDIP mempunyai Calon Wali Kota dan Calon Bupati.

Lantas bagaimanah prediksinya status kandang banteng di Solo Raya?

Pengamat Politik dan Tata Negara UNS Solo, Agus Riwanto menerangkan, diprediksi partai besutan Megawati Soekarnoputri di Solo Raya akan bisa mempertahankan ikon kandang bateng.

Indikasinya menurut dia, karena di enam wilayah Solo Raya itu, semua incumbent.

"Banyak incumbent, Sragen, Boyolali, Klaten dan Wonogiri," jelasnya kepada TribunSolo.com, Rabu (9/12/2020).

"Sukoharjo juga istri incumbent, Solo walaupun bukan, anak RI 1 (Presiden Jokowi)," aku dia menekankan. 

Dia menilai, dilihat dari aspek incumbent, tampaknya kandang banteng yang selama ini jadi ikonik di Solo Raya bisa dipertahankan.

Meskipun lanjut dia, beberapa daerah ada perlawanan, sehingga calon PDIP harus bekerja sedikit keras tetapu tidak mempengaruhi kemenangan.

"Misal sukoharjo agak ketat, di Wonogiri lumayan tapi seakan tak menggoyah, begitu di Klaten ada perlawanan dengan dua tiga paslon," terang dia.

Baca juga: Terlambat ke TPS, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo Beberkan Alasannya

Baca juga: Nyoblos di TPS 01 Desa Mulur Sukoharjo, Wiwaha Harap Semua Paslon dan Pendukung Saling Memaafkan 

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika incumbent relawan lebih mampu berkomunikasi dan kesempatan banyak.

Apalagi di masa Covid-19 ini kampanye terbatas, harus jaga jarak hingga pertemuan dibatasi 50 orang sehingga pendatang baru tidak bisa berkomunikasi secara leluasa. 

"Sudah ada modal sosial kuat, ekonomi hingga politik," aku dia.

Namun jika nantinya ada wilayah di kandang rontok, dia menilai tidak signifikan mempengaruhi kontestasi di peta perpolitikan nasional.

"Kalau kontek nasional dinamis, tidak selalu mutlak, karena dalam pilkada partai tidak cukup kuat, tergantung calon itu sendiri," jelas dia. 

Lengkap Daftar Calon PDIP di Solo Raya

PDIP menjadi satu-satunya partai politik (parpol) yang menempatkan jagonya pada posisi nomor satu yakni Calon Wali Kota dan Calon Bupati di Solo Raya.

Dari 10 pasangan calon (paslon) di Kota Solo, Kabupaten Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri, Klaten dan Sragen itu, ada 6 paslon yang dijagokan PDIP.

Di antaranya Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa di Solo, Etik Suryani dan Agus Santosa di Sukoharjo, Muhammad Said Hidayat - Wahyu Irawan di Boyolali, Joko Sutopo - Setyo Sukarno di Wonogiri dan

Sementara di Klaten, kader PDIP Sri Mulyani dipasangkan dengan tokoh Golkar Yoga Hardaya dan Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Sragen dipasangkan dengan kader PKB.

Tak hanya daftar lengkap nama dan partai pendukung yang akan disajikan TribunSolo.com, tetapi juga daftar kekayaan seperti yang sudah dilaporkan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Berikut ini daftar nama, partai pendukung hingga kekayaan yang dimiliki calon kepala daerah di Solo Raya :

PILKADA SOLO 2020

1. Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa

Partai Pendukung 40 Kursi di DPRD : PDIP, Golkar, Gerindra, PSI dan PAN
Dukungan Partai Non Parleman : PPP, PKB, Nasdem, PKPI dan Perindo

Harta Kekayaan :

Gibran Rakabuming Raka : Rp 21,1 miliar atau tepatnya Rp 21.152.810.130
Teguh Prakosa                    : Rp 1,23 miliar atau tepatnya Rp 1.231.150.999 

2. Bagyo Wahyono - FX Suparjo (Bajo dari Independen)

Dukungan : 38.831 KTP warga Solo

Harta Kekayaan :

Bagyo Wahyono : Rp 1,9 miliar atau tepatnya Rp 1.987.550.304
FX Suparjo           : Rp 1,09 miliar atau tepatnya Rp 1.090.475.781

PILKADA SUKOHARJO 2020

1. Etik Suryani - Agus Santosa

Partai Pendukung 27 Kursi di DPRD : PDIP, Golkar, Nasdem dan Partai Demokrat

Harta Kekayaan :

Etik Suryani    : Rp 5,86 milar atau tepatnya Rp 5.867.976.346
Agus Santosa : Rp 2,77 miliar atau tepatnya Rp2.778.117.721

2. Joko Santosa - Wiwaha Aji Santosa

Partai Pendukung 15 Kursi di DPRD : Gerindra, PKS, PAN dan PKB
Dukungan Partai Non Parleman       : Partai Berkarya, PPP, PBB, Perindo, Garuda dan Gelora
Harta Kekayaan :

Joko Santosa             : Belum ada di LHKPN
Wiwaha Aji Santosa : Rp 46 juta atau tepatnya Rp 46.000.000

PILKADA BOYOLALI 2020

1. Muhammad Said Hidayat - Wahyu Irawan

Partai Pendukung 42 Kursi di DPRD : PDIP, Partai Golkar, PKB,  dan Partai Gerindra
Dukungan Partai Non Parlemen       : PPP dan Partai Nasdem
Harta Kekayaan :

Muhammad Said Hidayat : Rp 3,98 miliar atau tepatnya Rp 3.989.601.681 
Wahyu Irawan                     :

Pilkada Boyolali hanya satu pasangan, sehingga melawan kotak kosong

PILKADA WONOGIRI 2020

1. Joko Sutopo - Setyo Sukarno

Partai Pendukung 39 Kursi di DPRD : PDIP, Golkar dan PAN
Dukungan Partai Non parlemen : PPP dan PSI
Harta Kekayaan :

Joko Sutopo      : Rp 6 miliar lebih atau tepatnya Rp 6.002.817.363
Setyo Sukarno  : Rp 1 miliar lebih atau tepatnya Rp 1.002.000.000
2. Hartanto dan Joko Purnomo

Partai Pendukung 11 Kursi di DPRD : PKS, PKB, dan Gerindra

Harta Kekayaan :

Hartono              : Rp 1,75 miliar atau tepatnya Rp 1.755.000.000.
Joko Purnomo   : Rp 486 juta atau tepatnya Rp 486.479.560.

PILKADA KLATEN 2020

1. Sri Mulyani - Yoga Hardaya (Mulyo)

Partai Pendukung 26 Kursi di DPRD : PDIP dan Golkar

Harta Kekayaan :

Sri Mulyani      : Rp 8,8 miliar atau tepatnya Rp 8.800.349.040
Yoga Hardaya : Rp 4,21 miliar atau tepatnya 4.219.750.000
2. One Krisnata - Muhammad Fajri (ORI)

Partai Pendukung 13 Kursi di DPRD : Demokrat, PKS dan Gerindra

Harta Kekayaan :

One Krisnata        : Rp 19,7 miliar atau tepatnya Rp19.712.099.474
Muhammad Fajri : Rp 4,84 miliar atau tepatnay Rp 4.849.900.000
3. Arif Budiyono - Harjanta (ABY-HJT)

Partai Pendukung 11 Kursi di DPRD : PKB, PAN, PPP, dan Partai Nasdem
Dukungan Partai Non Parlemen : Partai Hanura, PSI, Garuda, Partai Berkarya dan Perindo.
Harta Kekayaan :

Arif Budiyono : Rp 42 miliar atau Rp 42.000.000.000
Harjanta          : Rp 7,2 miliar atau tepatnya Rp7.283.809.428.

PILKADA SRAGEN 2020

1. Kusdinar Untung Yuni Sukowati - Suroto

Partai Pendukung 34 Kursi di DPRD : PDIP, Golkar, PKB, PAN, Demokrat, dan Nasdem

Harta Kekayaan :

Kusdinar Untung Yuni : Rp 5,75 miliar atau tepatnya Rp 5.759.812.815
Suroto                            : Rp 3,42 miliar atau tepatnya Rp 3.426.000.000
Sama seperti di Boyolali, di Sragen juga hanya satu pasangan, sehingga lawan kotak kosong.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Isyaratkan Pensiun dari Politik Pasca Gibran Menangi Pilkada Solo, FX Rudy : Gantian Anak-anak Muda

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved