Sabtu, 16 Mei 2026

Liga 1

Ini Kisah Gelandang Bali United Kadek Agung Bangkit dari Kecelakaan

Hampir setiap pesepak bola profesional harus melalui perjalanan yang tidak mudah dalam meniti kariernya di dunia si kulit bundar.

Tayang:
Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
Bali United
I Kadek Agung Widnyana Putra, personel Timnas indonesia U-23 dan Bali United. 

WARTAKOTALIVE.COM, BALI - Hampir setiap pesepak bola profesional harus melalui perjalanan yang tidak mudah dalam meniti kariernya di dunia si kulit bundar.

Salah seorang pemain yang memiliki perjalanan yang tidak mudah dalam meniti karier adalah Kadek Agung.

Gelandang Bali United itu memiliki kisah pilu di balik kesuksesannya menjadi seorang pesepak bola profesional.

Menjadi pemain lokal yang berseragam Bali United seperti saat ini tentu tidak mudah bagi pemain yang juga bagian Timnas U-23 ini.

Ternyata pemilik nomor punggung 18 di skuad Serdadu Tridatu itu pernah mengalami kecelakaan yang sempat mengganggu kariernya di lapangan hijau saat duduk di bangku pendidikan menengah atas (SMA).

Bahkan, dia membutuhkan waktu satu tahun untuk pemulihan, agar bisa bangkit dari situasi suram demi meraih impian sebagai seorang pemain sepak bola profesional asal pulau dewata.

"Saat itu seleksi Timnas U-21 di era coach Indra Sjafri. Awalnya, saya seleksi di kabupaten dan lolos," kata Agung dikutip dari situs resmi klub Bali United.

"Saat seleksi, saya mengalami kecelakaan saat pulang sekolah. Saat itu, jarak rumah dengan sekolah lumayan jauh. Saat dekat rumah tiba-tiba saya sudah tidak ingat lagi dan terbangun sudah di rumah sakit. Waktu sadar sudah banyak jahitan, di tangan ada retak, dan di dagu. Semua operasi pada waktu itu," ujar Agung.

"Saat itu, orangtua sudah menangis, karena mereka tahu jika cita-cita saya ingin menjadi pemain sepak bola. Fokus saya pada waktu itu bisa balik lagi bermain bola," ucap Agung.

"Setelah setahun tidak bermain sepak bola, ternyata tidak menyangka ada kesempatan bisa bergabung dengan Bali United Youth pada waktu itu," ungkap Agung.

Motivasi bangkit dari situasi terpuruk adalah, karena impiannya sejak kecil.

Sejak kecil, Agung memang bertekad bulat untuk menjadi seorang pemain lapangan hijau yang andal.

Rasa takut dan trauma yang dihadapi menjadi solusi untuknya bisa kembali mengolah kulit bundar.

"Sejak kecil, saya sudah belajar bermain sepak bola. Bagi saya sepak bola adalah segalanya. Bapak sering ajak menonton sepak bola dan lingkungan rumah juga olahraga yang populer adalah sepak bola. Hal inilah yang membuat saya suka dengan sepak bola," tutur Agung.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved