Virus Corona

Arief Wismansyah Bentuk Kampung Tangguh untuk Atasi Penyebaran Virus Corona yang Mengganas

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengakui kasus positif Covid-19 di wilayahnya semakin meroket jumlahnya.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat memimpin Apel Siaga di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (8/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengakui kasus positif Covid-19 di wilayahnya semakin meroket jumlahnya.

"Yang terpenting adalah upaya untuk melindungi masyarakat. Karena memang sedang terjadi kenaikan kasus positif di wilayah Kota Tangerang," ungkap Arief di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (9/12/2020).

Maka dari itu, pihaknya bersama Polri meluncurkan Kampung Tangguh yang berada di Komplek Perumahan Sekretariat Negara RW 03, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat meninjau lokasi check point PSBB Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat meninjau lokasi check point PSBB Kota Tangerang. (istimewa)

Arief mengungkapkan dibentuknya Kampung Tangguh Jaya yang merupakan inisiasi dari Polda Metro Jaya menjadi bentuk kolaborasi jajaran kepolisian dan Pemerintah Daerah Kota Tangerang.

"Sebelumnya di Kota Tangerang sudah ada Kampung Siaga Corona dan semakin lengkap dengan Kampung Tangguh Jaya," jelas Arief dalam acara peresmian yang dilakukan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran secara virtual.

Ia menambahkan, pihaknya siap mendukung upaya yang dilakukan oleh Polri melalui Polres Metro Tangerang Kota serta Kodim 0506 untuk bersinergi dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.

Makam korban virus corona di TPU Jombang, Ciputat, Tangsel.
Makam korban virus corona di TPU Jombang, Ciputat, Tangsel. (Warta Kota)

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Sugeng Heriyanto menjelaskan dipilihnya RW 03 di Komplek Perum Sekneg tersebut sebagai salah satu lokasi Kampung Tangguh Jaya, lantaran tingginya mobilitas masyarakat di wilayah tersebut ke DKI Jakarta.

"Selain itu tentunya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19," ujar Sugeng.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved