Breaking News:

Berita Nasional

Sekjen ARFI: Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Ibu Kota Berdampak Pemulihan Ekonomi Bangsa

Sekjen ARFI: Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Ibu Kota Berdampak Pemulihan Ekonomi Bangsa. Berikut paparannya

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Sekjen Asosiasi Roll Forming Indonesia (ARFI), Nicolas Kesuma 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup berat bagi seluruh lapisan masyarakat di tanah air.

Kondisi serupa juga dialami para pelaku usaha yang bergerak di sektor konstruksi, khususnya di industri baja ringan.

Seperti diketahui, sejak awal tahun, sebelum berakhirnya gempuran baja ringan impor yang massif, pandemi Covid-19 merebak.

Cina sebagai salah satu produsen terbesar baja dunia yang menjadi sumber penyebaran virus corona, menghentikan aktivitas industrinya.

Namun kondisi ini juga sulit dimanfaatkan para pelaku usaha baja dalam negeri.

Baca juga: Cuaca Ekstrim, BPBD Kabupaten Bekasi Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor, Berikut Daftarnya

Supplay dan demand dalam negeri saat pandemi terganggu akibat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Proyek-proyek infrastruktur sebagian besar terhenti.

Pabrik banyak yang berhenti beroperasi.

Dampaknya perekonomian terpuruk.

Sekjen Asosiasi Roll Forming Indonesia (ARFI), Nicolas Kesuma mengakui, tantangan di tahun 2020 memang sangat berat. Bahkan menurutnya, dampak perekonomian di tahun ini lebih berat dari dampak krisis ekonomi tahun 1998 silam.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved