Breaking News:

Omnibus Law

Nasib Ahmad Yani di Kasus Ujaran Kebencian UU Cipta Kerja Bakal Ditentukan di Gelar Perkara

Menurutnya, gelar perkara itu nantinya untuk memutuskan apakah ditemukan unsur pidana terkait keterlibatan Ahmad Yani atau tidak.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Ahmad Yani memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, untuk memberikan kesaksian dalam kasus ujaran kebencian dengan tersangka Anton Permana, Jumat (4/12/2020). 

Pemeriksaan kali ini merupakan pemanggilan kedua yang dilakukan oleh Polri.

Baca juga: Cantik dan Jilbab Jadi Kata Kunci Bermasalah di Cuitan Maaher At-Thuwailibi, Penjara 6 Tahun Menanti

"Saya mendapat panggilan yang kedua dari penyidik."

"Yang panggilan pertama itu kan tidak jelas subjeknya apa."

"Yang kedua lebih terang, panggilannya saya diminta untuk memberikan keterangan sebagai saksi, atas dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Anton Permana."

Baca juga: Surya Paloh Sudah Negatif Covid-19 Sejak 1 Desember 2020, tapi Belum Pulang dari RSPAD

"Materinya sampai saat ini belum tahu," kata Ahmad Yani.

Ahmad Yani mengeluhkan pemanggilan pemeriksaan pada hari ini.

Sebab, dia mengaku baru keluar dari Rumah Sakit Siloam karena terpapar Covid-19 pada  Selasa lalu.

Baca juga: Ini Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Pecah Rekor Melonjak 8.369 Orang, Papua Berkontribusi

Ia menyampaikan surat rekomendasi dokter mengharuskannya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sebab, hingga saat ini, dia mengaku baru mendapatkan hasil test usap (swab) negatif satu kali.

"Saya disarankan oleh dokter isolasi di rumah dan tidak boleh ketemu orang, di rumah aja."

Baca juga: Maaher At-Thuwailibi Ditangkap, Politikus Nasdem: Bukan Kriminalisasi, tapi Ulama yang Kriminal

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved