Breaking News:

Info BPJS Kesehatan

Ketika Sang Istri Sakit Lambung, Holik Baru Menyesal Mengapa Tak Jauh-jauh Hari Jadi Peserta JKN-KIS

Karena belum terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS, biaya pengobatan tersebut harus dibayar menggunakan tabungan keluarga.

jamkesnews.com
Abdul Holik (38) ketika ditemui Jamkesnews di kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Bagi Abdul Holik (38), menjadi peserta JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat) menjadi pengalaman tersendiri bagi Abdul Holik (38).

Holik, yang kesehariannya bekerja sebagai seorang pedagang, mengaku program yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan itu telah membantu keluarganya untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Saat ditemui setelah mendapatkan pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, Holik mengatakan sang istri, Iroh, tengah menderita penyakit lambung sejak dua bulan ke belakang dan mengharuskan menjalani pengobatan di RSUD Bogor.

Baca juga: Sang Ayah Jalani Cuci Darah 2 Kali 1 Minggu, Berkat JKN-KIS Ibadu Tak Keluarkan Biaya Sepeser pun

Baca juga: Rutin Terapi Syaraf dan Pengobatan Prostat di Usia Senja, Syamsul Tak Khawatir Biaya Berkat JKN-KIS

Karena belum terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS, biaya pengobatan tersebut harus dibayar menggunakan tabungan keluarga.

Seandainya bisa diulang Holik berharap sudah mendaftar Program JKN-KIS sejak lama untuk menjamin kesehatan keluarganya.

”Istri sedang berobat rutin sejak 2 bulan lalu karena keluhan di lambungnya. Saya memang tidak siapkan jaminan kesehatan apapun," tuturnya.

"Saya pikir, saya masih mampu untuk menanggung biaya kesehatan, apalagi sebelumnya tidak pernah sakit. Bahkan lahiran kedua anak pun saya masih tanggung pribadi untuk biayanya," imbuhnya.

Maka, lanjutnya, ketika harus menanggung biaya istri yang mengalami sakit lambung, itu menjadi titik balik bagi dirinya untuk menyiapkan jaminan kesehatan.

"Sebab, biaya yang ditimbulkan tidak sedikit dan terpaksa harus menggunakan tabungan keluarga karena belum terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS,” ujar Holik.

Baca juga: Jika Agus Tak Andalkan Program JKN-KIS, Sang Ayah Tak Akan Jalani Operasi Katarak yang Dideritanya

Menyesal

Ia pun menyesal karena tidak mendaftar sebagai peserta JKN-KIS sejak lama.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved