Breaking News:

Berita Jakarta

Gerebek Lumpur Bersihkan Saluran Air Jalan Boulevard Barat Kelapa Gading Jakarta Timur

Saluran air di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dibersihkan dalam kegiatan gerebek lumpur.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Intan Ungaling Dian
Istimewa
Lumpur yang mengendap di saluran air di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dibersihkan, Selasa (8/12/2020) dalam program gerebek lumpur.  

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN - Saluran air di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dibersihkan dalam kegiatan gerebek lumpur, Selasa (8/12/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kelapa Gading Darmawan mengatakan, kegiatan gerebek lumpur itu untuk kedua kalinya.

Sebelumnya, kegiatan gerebek lumpur serupa digelar di Jalan Boulevard Barat  pertama kali dilakukan, Sabtu (21/10/2020). 

"Dalam kegiatan gerebek lumpur kali ini untuk membersihkan saluran air dari sedimen lumpur yang kerap menyebabkan terjadinya genangan,” ujar Darmawan, Selasa (8/12/2020). 

Baca juga: VIDEO: Jelang Musim Hujan, Gerebek Lumpur Diadakan di Waduk Pluit Demi Tingkatkan Daya Tampung

Baca juga: Jadi Kunci Keberhasilan Pengendalian Air di Jakarta, Aksi Gerebek Lumpur Sasar Waduk Pluit

Kegiatan gerebek lumpur kali ini  digelar kembali sepanjang 150 meter sisi utara saluran air Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading Barat.

"Ada sekitar 150 petugas gabungan yang ikut kegiatan kali ini," kata Darmawan.

Petugas gabungan yang terlibat gerebek lumpur itu mulai dari anggota PPSU, Satpel Sumber Daya Air, Satpel Bina Marga, Satpel Perhubungan hingga Satpol PP Kecamatan Kelapa Gading

"Hari ini yang kita gerebek lumpur panjang 150 meter dari total 500 meter. Nanti dilanjutkan petugas Satpel SDA Kecamatan Kelapa Gading," tuturnya.

Baca juga: Jelang Musim Hujan, Gerebek Lumpur Diadakan di Waduk Pluit untuk Tingkatkan Daya Tampung

Baca juga: Pemkot Jakarta Utara Gerebek Lumpur di Kali BGR Kelapa Gading Bersama Petugas Gabungan

Menurut Darmawan, genangan kerap terjadi di lokasi itu akibat tumpukan sedimen lumpur dan sisa pembangunan proyek Jalan Layang Tol Sunter-Semanan. 

"Kita gerebek lumpur karena saluran air mampet. Air perlu disedot lebih dahulu sehingga sedimen lumpur dapat mudah diangkat," ujarnya.

Saluran air pun dibersihkan agar aliran air dapat mengalir lancar menuju Kali Sunter.

Meski begitu, koordinasi dijalankan apabila petugas mengalami kendala saat pembersihan sedimen lumpur. 

 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved