Breaking News:

Pilkada Karawang

Waduh, H-3 Jelang Hari Pencoblosan Pilkada Karawang, Ada 4.000 Warga Belum Rekam e-KTP

Jelang Hari Pencoblosan Pilkada Karawang, 4.000 warga Belum Rekam e-KTP. Padahal KTP menjadi syarat warga menggunakan hak pilihnya

Warta Kota/Joko Supriyanto
Surat suara rusak yang ditemukan pasca-penyortiran dan pelipatan surat suara Pilkada Karawang 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - H-3 jelang hari pencoblosan pemilihan kepada daerah (Pilkada) Karawang, terdapat 4.000 warga Karawang yang belum memiliki e-KTP atau melakukan perekaman e-KTP.

Padahal, KTP sebagai syarat warga menggunakan hak pilihnya dalam puncak Pilkada Karawang pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Kabar buruk itu disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Yudi Yudiawan.

Dirinya mengatakan pihaknya terus melakukan door to door untuk melakukan perekaman ke rumah warga yang belum melakukan perekaman.

Saat ini lanjutnya, pihaknya mendata sebanyak 5.000 orang dari 9.000 orang warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP.

Sedangkan sebanyak 4.000 orang warga katanya masih belum melakukan perekaman e-KTP.

"Kami akan terus bekerja hingga saat pencoblosan nanti mereka sudah melakukan perekaman. Kita masih terus melakukan pemetaan warga yang belum memiliki e-KTP," kata Yudi.

Meski masih ada 4.000 warga yang terdata belum memiliki e-KTP, Disdukcapil Kabupaten Karawang terus berupaya semaksimal mungkin agar target perekaman dapat mencapai maksimal di sisa waktu menjelang Pilkada serentak.

Bahkan untuk memaskimal perekaman, petugas Disdukcapil meminta bantuan kecamatan dan aparat desa untuk mendatangi warga agar segera melakukan perekaman di kantor kecamatan. 

Baca juga: 250 Pekerja Kena PHK, Laskar Rakyat Jokowi Desak PLN Batubara Bayar Upah Mereka Selama Setahun Kerja

Menurut Yudi kendala yang dihadapi Disdukcapil karena masih ada warga yang terkesan tidak peduli untuk melakukan perekaman e-KTP.

Sehingga hal ini menyulitkan petugas mencapai target, agar semua pemilih memiliki e-KTP. 

"Kita sudah terjun sampai kepeloksok dengan jemput bola agar warga melakukan perekaman e-KTP. Namun laporan dilapangan menyebut masih ada warga yang sulit dihubungi. Padahal kita sudah jemput bola ke tempat mereka," katanya.

Baca juga: Mengaku Diserang Teror Usai Kritik Penembakan Anggota FPI: Fadli Zon: Polanya Persis Kayak Pilpres

Yudi meminta warga bersikap aktif melakukan perekaman e-KTP dengan mendatangi kantor kecamatan setempat sebelum masa pencoblosan di 9 Desember 2020 nanti.

"Datang saja kami akan layani agar hak pilih masyarakat tidak hilang begitu saja. Sukseskan Pilkada Karawang dengan menyalurkan hak pilih kita," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved