Breaking News:

Bansos Covid19

Mensos Juliari Ditangkap KPK, Mahfud MD Ingatkan Pelaku Korupsi Bisa Mendapat Hukuman Mati

Mantan Ketua MK Mahfud MD mengingatkan pelaku korupsi bisa mendapat hukuman mati dan sudah ada dasar hukumnya. 

Tribunnews.com
Menko Polhukam Mahfud MD ingatkan soal hukuman mati pelaku korupsi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Mantan Ketua MK Mahfud MD mengingatkan pelaku korupsi bisa mendapat hukuman mati dan sudah ada dasar hukumnya. 

Jauh sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, menyatakan jika perangkat hukum untuk hukuman mati bagi koruptor sudah ada.

"Koruptor bisa dijatuhi hukuman mati kalau melakukan pengulangan atau melakukan korupsi di saat ada bencana, nah itu sudah ada. Cuma kriteria bencana itu yang sekarang belum diluruskan. Nanti kalau itu mau diterapkan tidak perlu ada undang-undang baru, karena perangkat hukum yang tersedia sudah ada," ungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Menkopolhukam menegaskan jika pemerintah sudah setuju dengan hukuman mati untuk koruptor tapi tetap semua tergantung putusan dari hakim pengadilan.

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Mensos Juliari, KPK Amankan Uang Rp14,5 Miiar dalam Koper, Ransel, Amplop 

"Kadangkala hakimnya malah mutus bebas gitu, kadangkala hukumannya ringan. Sudah ringan nanti dipotong lagi, dipotong lagi,  ya sudah itu pengadilan diluar urusan pemerintah," kata pria kelahiran Madura ini.

Menurutnya adanya koruptor akan merusak sebuah bangsa.

"Saya sejak dulu sudah setuju hukuman mati untuk koruptor karena itu merusak nadi, aliran darah sebuah bangsa dirusak oleh koruptor itu. Sehingga kalau koruptornya serius dengan jumlah besar saya setuju hukuman mati," ujarnya dilansir melalui YouTube Kompas TV, Selasa (10/12/2019).

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menegaskan pemerintah tidak pernah melarang Habib Rizieq Shihab kembali ke Indonesia.
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menegaskan pemerintah tidak pernah melarang Habib Rizieq Shihab kembali ke Indonesia. (Tangkap layar YouTube Kompas TV)

Ia mengatakan jika ancaman hukuman mati untuk koruptor sudah ada di undang-undang.

Dalam undang-undang dijelaskan jika koruptor dapat dihukum mati jika melakukan pengulangan korupsi dan melakukan korupsi saat ada bencana. 

Diketahui, pada April 2020 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional non-alam.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved