Banjir di Medan

Update Banjir di Medan, Mobil Tersangkut di Pagar Rumah Warga, Total 7 Orang Meninggal Dunia

Selain itu, korban jiwa,  tak sedikit kendaraan bermotor milik warga terendam banjir dan terseret arus air. Bahkan ada mobil tersangkut di pagar rumah

Editor: Wito Karyono
Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Mobil tersangkut di pagar rumah warga akibat banjir di Komplek Perumahan De Flamboyan, Kecamatan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan, Jumat (4/12/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM,, MEDAN -- Kakak beradik korban tewas banjir bandang di perumahan De Flamboyan, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan, berhasil teridentifikasi, Sabtu (5/12/2020).

Selain kedua orang tersebut, ada dua korban lain yang berhasil diidentifikasi.

Kepala Desa Tanjung Selamat, Nuraidi menyebutkan keempat korban tersebut yakni 3 perempuan, yaitu kakak beradik Juwita Simanjuntak (29), Arista Simanjuntak (24), Nur Fitri (24) dan satu laki-laki Satria Eka Winarya (18).

Baca juga: Banjir di Medan Trending, Data Terakhir 5 Orang Tewas, 2 Hilang, Ini 4 Korban Tewas Teridentifikasi

Baca juga: Iyut Bing Slamet Terus Menangis dan Emosional Saat Dihadirkan Didepan Wartawan, Polisi: Dia Syok!

Nuraidi menyebutkan bahwa Juwita dan Arista merupakan kakak beradik satu rumah, dan yang membawa anak bayi berumur 3 tahun yang masih dalam pencarian.

"Informasi nya mereka seperti itu (kakak beradik), karena mereka satu rumah dan anak kecil 3 tahun yang dibawa mereka. Kemungkinan anak Juwita karena itu yang sudah menikah yang lain masih gadis," tuturnya saat dikonfirmasi tribunmedan.id, Sabtu (5/12/2020).

Banjir di Medan dari tayangan atas kota.
Banjir di Medan dari tayangan atas kota. (twitter)

Dimana sebelumnya para korban berhasil ditemukan petugas Basarnas pada waktu yang berbeda-beda pada subuh, pagi, hingga sore hari.

Baca juga: Pemkab Bogor Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai Januari 2020, Ini Alasan Disebut Bupati Bogor

Tim Basarnas dan gabungan dibantu warga menyusuri pinggiran aliran Sungai Pantai Bokek dan berhasil menemukan Jenazah.

"Baru empat itu data yang kita terima. Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih," kata Nuraidi.

Informasi yang dihimpun tribunmedan.id, hingga saat ini tim Basarnas Kota Medan masih melakukan pencarian terhadap 2 korban banjir di seputaran Sungai Tanjung Selamat.

Dimana kedua korban tersebut bernama Herman (49) istri dari Eva yang sempat ditanyai Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat di lokasi.

Baca juga: Cara Mudah Jual-Beli Motor #DiRumahAja dengan Moped.id

Serta satu anak bayi yang diperkirakan berumur 2 tahun yang saat kejadian dibawa ibunya yang juga jadi korban yang ditemukan Juwita Simanjuntak.

Bila ditotal maka jumlah korban jiwa meninggal di Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan ada 7 orang, termasuk pria yang ditemukan meninggal pertama kali di Perumahan Griya Nusa III Tanjung Selamat.

Nuraidi menjelaskan berdasarkan data yang diperoleh, korban yang ditemukan merupakan warga yang tinggal di perumahan De Flamboyan. "Empat korban ini tinggal di perumahan De Flamboyan semua," ujarnya.

Dikatakan Nuraidi, selain korban meninggal, sebanyak 331 warga dari perumahan tersebut telah dievakuasi dan ditempatkan di dua posko penampungan.

Baca juga: Pemkab Bogor Siap Gelar Belajar Tatap Muka Mulai 2021, Daring Tetap Dilakukan, Guru Bakal Repot

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved