Breaking News:

Virus Corona Bodebek

Waduh, Sidak Holywings Forest Bekasi, Polisi Dapati Seorang Pengunjung Reaktif Covid-19

Waduh, Sidak Holywings Forest Bekasi, Polisi Dapati Seorang Pengunjung Reaktif Covid-19. Simak Selengkapnya

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dwi Rizki
Humas Polrestro Bekasi Kota
Kegiatan pemeriksaan rapid test di kafe Holywings, Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Kamis (3/12/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI UTARA - Petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak di sejumlah tempat hiburan malam kawasan Summarecon Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Kamis (3/12/2020) malam.

Satu di antaranya kafe Holywings Forest.

Pemeriksaan yang dilakukan Polrestro Bekasi Kota, Kodim 0507/Bekasi dan Pemkot Bekasi itu difokuskan protokol kesehatan.

Selain itu, inspeksi mendadak dilakukan bersamaan dengan rapid test terhadap sebanyak 45 orang rapid yang terdiri dari pengunjung dan karyawan.

Wakasat Reserse Narkoba, Kompol Suwolo Seto menjelaskan, rapid test yang dilakukan pihaknya untuk menjaga keamanan dan kesehatan pengunjung dan karyawan di tempat hiburan malam.

"Alhamdulillah di Holywings Bekasi ini sudah sesuai dengan standar (protokol kesehatan) yang telah ditetapkan Pemkot Bekasi," kata Seto saat dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Aksi Premanisme di Kebayoran Lama Kian Meresahkan, Sekali Parkir Digetok Puluhan Ribu Rupiah

Pihaknya kemudian memeriksa pengunjung lewat rapid test.

"Dari hasil Rapid Test yang dilakukan sebanyak 45 orang, kita temukan ada 1 yang reaktif dan kemudian di serahkan ke Dinkes Kota Bekasi untuk selanjutnya dilakukan Swab Test," ungkapnya.

Baca juga: Keluarga Kru PO Bus Luragung Diintimidasi Sampai Anaknya Trauma, Ngakunya Polisi dari Polsek Gempol

Seorang pegawai bernama Sarah (26) menyampaikan apresiasi atas kegiatan rapid test yang dilakukan personel gabungan tiga pilar.

"Ya senang bisa dilakukan rapid test saat ini, karena kita bisa mengetahui keamanan dan kesehatan pengunjung dan pegawai," ucapnya.

Sebelum diadakan rapid test, Sarah menyatakan bahwa dirinya khawatir harus melayani banyak pengunjung lantaran tak mengetahui pasti kesehatan mereka yang datang ke tempat kerjanya.

"Rasa takut pasti ada, karena kita disini berinteraksi dengan para pengunjung yang kita sendiri tidak tahu dia ada virusnya atau tidak. Kalau pegawai sendiri Alhamdulillah rutin dilakukan swab test," tutupnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 1 dari 45 pengunjung dan pegawai dinyatakan reaktif.

Ia kemudian diberikan diberikan surat guna pemeriksaan lanjutan swab test di puskesmas domisilinya. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved