Breaking News:

Wartabola

Suka Duka Jadi Pemilik Sekolah Sepak Bola, Masalah Dana Jadi Momok Utama

Meski sering merogoh kocek sendiri, Chairullah tak merasa jera, bahkan ingin terus mengembangkan SSB Larangan

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang
Chairulloh (41) pemilik SSB Larangan 

WARTAKOTALIVE.COM,TANGERANG, Mendirikan sekolah sepak bola biasanya dilakukan oleh orang-orang penggila bola.

Tak hanya mantan pemain profesional, bahkan dari masyarakat biasa pun banyak yang memilih mendirikan SSB karena cinta akan sepak bola.

Suka duka menjadi pemilik SSB pun berbeda-beda.

Kali ini, pemilik SSB Larangan yang mau membagikan kisahnya.

Baca juga: SSB Larangan Gratiskan Siswa Didik Yatim Piatu

"Suka kalau anak-anak sudah banyak yang berkumpul dan berlatih. Saya senang melihat itu," buka Chairulloh (41) kepada Warta Kota, Rabu (2/12/2020) kemarin di Stadion Mini Larangan.

Lanjutnya, kebahagiaannya lebih lengkap saat anak didiknya mampu menjalankan intruksi pelatih dengan benar.

Tak heran jika dalam pertandingan, bukanlah kemenangan yang ia targetkan.

Baca juga: Hari Disabilitas Internasional, Menpora Apresiasi Kegigihan Atlet Disabilitas Harumkan Merah Putih

"Saya justru tidak terlalu senang soal kemenangan. Yang penting anak-anak belajar sepak bola yang benar dan bisa melakukan apa yang diprogramkan pelatih," sambungnya.

Ada suka, tentu ada pula duka yang dialami. 

Menurutnya, tak jauh berbeda dengan SSB lainnya, masalah dana tetap menjadi masalah utama SSB.

Baca juga: Kurangi Kejenuhan, Striker Persija Taufik Hidayat Tunggangi Motor Trail

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved