Breaking News:

Berita Hukum

Sidang Pencemaran Nama Baik Bos Kaskus Digelar, Propam Polri Periksa Penyidik

Dalam sidang perdana itu, JPU membacakan isi dakwaan atas dua orang terdakwa, Titi Sumawijaya dan Jack Boyd

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Sidang perdana kasus pencemaran nama baik pendiri Kaskus Andrew Darwis digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera raya, Jakarta Selatan, Kamis 3 Desember 2020 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Sidang perdana kasus pencemaran nama baik pendiri Kaskus Andrew Darwis digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera raya, Jakarta Selatan, Kamis 3 Desember 2020 kemarin.

Dalam agenda sidang yang digelar secara terbuka itu, Jaksa Penuntut Umum, Leonard membacakan isi dakwaan atas dua orang terdakwa, yakni, Titi Sumawijaya terdakwa 1 dan
Jack Boyd Lapian selaku terdakwa 2.

Keduanya diduga mencemarkan nama baik Andrew, pada saat doorstop media pada tanggal 16 September 2019.

Baca juga: HEBOH Oknum Polisi Ancam Sembelih Kepala Habib Rizieq, Kapolres Pekalongan Minta Maaf ke Markas FPI

Dalam dakwaan Jaksa, "Terdakwa satu dan dua secara bersama-sama menyampaikan informasi berisi penghinaan terhadap Andrew, pada Senin 16 September 2019 sekitar pukul 14.00 WIB, bertempat di depan pintu masuk Gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Menurutnya, hal ini bermula saat Jack Lapian atau terdakwa 2 menyebarkan informasi kepada media yang terdaftar di Dewan Pers terkait pesan berisi pelaporannya terhadap Andew Darwis atas dugaan kasus penipuan, pemalsuan dan pencucian uang yang dilaporkan Terdakwa 1 pada 13 Mei 2019 ke Polda Metro Jaya.

Kemudian terdakwa 2 mengirimkan pesan WhatsApp kepada Andrew Darwis yang berbunyi, 'ini akan panjang, ruwet, dan bikin nama lo naik media minggu depan di online juga di media cetak, TV.'

Baca juga: Terus-menerus Diledek Kapan ke Papua?, Ansor-Banser Nyatakan Siap Kirimkan Pasukan

Jaksa melanjutkan, dalam konferensi pers kala itu, kedua terdakwa mengungkap Andrew Darwis melakukan penipuan, pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Laporan polisi ditangani oleh Subdit Fismondev Krimsus Polda Metro Jaya dan telah naik penyidikan kasusnya sejak 11 November 2019, ujar Ombun Suryono Sidauruk SH.

"Dalam sesi tanya jawab konferensi pers yang dibuka, Terdakwa 2 mengatakan berdasarkan kuasa hukum dari Terdakwa 1 sebagai pelapor terhadap Andrew Darwis yang diduga melakukan pemalsuan," sambungnya.

Baca juga: PROFIL Benny Wenda, Petinggi OPM dari Lembah Baliem, Lakukan Gerilya Politik ke Luar Negeri

Begitu juga menurut terdakwa satu, kata Jaksa, bahwa Andrew Darwis melakukan pemalsuan dan juga TPPU.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved