Breaking News:

Kasus Covid 19

PMI Kota Tangsel Lakukan Donor Plasma Darah Penyintas Covid-19 untuk Meredam Lonjakan Kasus Covid-19

Lonjakan kasus infeksi covid-19 terjadi dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Warta Kota/Rizki Amana
Kepal UDD PMI Kota Tangsel, Suhara Manullang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL- Lonjakan kasus infeksi Covid-19 terjadi dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Melonjaknya kasus infeksi Covid-19 dapat dilihat dari meningkatnya penerimaan pasien virus corona yang menjalani masa isolasi dan perawatan medis di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangsel. 

Satu keluarga dinyatakan sembuh dari infeksi covid-19 usai menjalani isolasi dan perawatan medis di RLC Kota Tangsel
Satu keluarga dinyatakan sembuh dari infeksi covid-19 usai menjalani isolasi dan perawatan medis di RLC Kota Tangsel (Warta Kota/Rizki Amana)

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selularnya. 

"Iya di RLC sudah mencapai 10 orang per hari menerima pasien infeksi Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir," kata Suhara, Jumat (4/12/2020).

Kendati terjadinya lonjakan kasus infeksi Covid-19, pihaknya mengaku tengah mempersiapkan program pengobatan bagi penderita Covid-19.

Menurutnya, cara pengobatan itu bakal dilakukan melalui donor plasma darah penyintas Covid-19 kepada mereka yang masih terpapar virus corona.

Gedung RLC Kota Tangsel yang berada di kawasan Tandon Ciater, Serpong, Kota Tangsel
Gedung RLC Kota Tangsel yang berada di kawasan Tandon Ciater, Serpong, Kota Tangsel (Wartakotalive.com/Rizki Amana)

"Donor plasma sudah bisa di Tangsel, Ini kan kita sudah minta izin dari pusat dan sudah disetujui, kalau alat sudah oke secara legalitas oke," kata Suhara yang juga menjabat sebagai Kepala Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Tangsel.

Suhara menuturkan donor plasma darah atau yang bisa disebut dengan konselven plasma itu bakal diberlakukan sesuai pertukaran yang ada. 

Kata ia besar kemungkinan langkah tersebut bakal berlangsung di penghujung hari bulan Desember 2020 ini. 

"Kalau flyer yang mereka imbau itu tanggal 20 Desember kan," ujarnya. 

Sementara itu, Suhara menjelaskan para pendonor itu nantinya bakal diambil dari penyintas Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh. 

Kepala UTD, Suhara Manullang saat menunjukkan persediaan darah di PMI Tangsel, Serpong, Selasa (29/1/2019).
Kepala UTD, Suhara Manullang saat menunjukkan persediaan darah di PMI Tangsel, Serpong, Selasa (29/1/2019). (Warta Kota/Zaki Ari Setiawan)

Nantinya, para penyintas Covid-19 tersebut bakal diajak pihak PMI Kota Tangsel untuk mendonorkan plasma darah miliknya. 

"Makanya hari Senin akan kita undang para alumni (RLC Kota Tangsel-red), PMI sudah siap nanti tinggal teknisnya misalnya 10 orang. Karena 10 orang tidak mungkin satu hari, satu orang itu membutuhkan waktu satu jam lebih karena ini donor khusus," pungkasnya. 

Penulis: Rizki Amana
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved