Pilkada Serentak

Jelang Pemilihan Kepala Desa Serentak, 56 Calon Kepala Desa Kabupaten Bekasi Jalani Swab Test

Jelang Pemilihan Kepala Desa Serentak, 56 Calon Kepala Desa Kabupaten Bekasi Jalani Swab Test. Mereka yang terpapar covid-19 harus jalani isolasi

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Jelang Pemilihan Kepala Desa Serentak, 56 Calon Kepala Desa Kabupaten Bekasi Jalani Swab Test
Istimewa
Calon Kepala Desa menjalani swab test. Guna mengantisipasi penyebaran virus corona, sebanyak 56 calon kepala desa pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2020 Kabupaten Bekasi menjalani tes swab.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Guna memastikan para kandidat kepala desa dan panitia pelaksanaan Pemilihan kepala Daerah (Pilkades) bebas dari covid-19, Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelarv swab test massal.

Tercatat ada sebanyak 56 calon kepala desa yang mengikuti kontestasi Pilkades Serentak 2020 Kabupaten Bekasi menjalani swab test.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan, tes swab menjadi salah satu bagian dari peraturan Pilkades di masa pandemi virus corona.

Semua Calon Kepala Desa wajib mengikuti tes swab untuk memastikan semuanya sehat.

"Semoga hasilnya nanti sehat dan tidak ada yang negatif," kata Ida, pada Jumat (4/12/2020).

Ida menjelaskan jika ada cakades yang positif corona, maka akan langsung dilakukan isolasi maupun perawatan.

Lalu, cakades itu juga tidak boleh keluar melakukan aktivitas.

"Pencalonannya tidak dibatalkan, tapi mereka wajib isolasi dirawat. Hak suaranya juga tetap ada nanti pencoblosannya jemput bola," ungkapnya.

Baca juga: Keluarga Kru PO Bus Luragung Diintimidasi Sampai Anaknya Trauma, Ngakunya Polisi dari Polsek Gempol

Selain cakades, lanjut Ida, panitia Pilkades juga diwajibkan menjalani rapid test yang dilakukan empat hari sebelum pencoblosan.

"Sama panitia juga jika reaktif langsung dilakukan swab, jika positif juga langsung di isolasi dan dilakukan perawatan dan tidak dipekenankan menjalankan tugasnya," beber dia.

Ida menekankan agar pelaksanaan Pilkades dapat dijalankan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Apalagi, wilayah Kabupaten Bekasi paling duluan pelaksanaan Pilkades serentak dibandingkan daerah lain.

Baca juga: Aksi Premanisme di Kebayoran Lama Kian Meresahkan, Sekali Parkir Digetok Puluhan Ribu Rupiah

“Kita paling duluan dalam penyelenggaran Pilkades Serentak, wilayah lain ada yang mundur sampai tanggal 19 dan seterusnya. Ini jadi perhatia dan contoh, jadi semuanya baik panitia maupun peserta dan pemilih harus sama-sama menyukeskan Pilkades ini,” paparnya.

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi dijadwalkan akan diadakan pada 13 Desember 2020.

Pilkades serentak Kabupaten Bekasi diiikuti oleh 16 desa, yaitu Desa Setia Mulya dan Desa Segara Makmur Kecamatan Taruma Jaya, Desa Telaga Murni, Desa Telajung dan Desa Cikedokan Kecamatan Cikarang Barat, Desa Cikarang Kota, Desa Karang Harja dan Desa Tanjung Sari Kecamatan Cikarang Utara.

Selanjutnya, Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia, Desa Sukalaksana Kecamatan Sukakarya, Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muara Gembong.

Kemudian, Desa Ciantra Kecamatan Cikarang Selatan, Desa Jaya Mukti Kecamatan Cikarang Pusat, Desa Wibawa Mulya Kecamaran Cibarusah, Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan dan Desa Sukarapih Kecamatan Tambelang.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved