Breaking News:

Ini Aturan Ketat Jirex's Football Academy Indonesia dalam Menghasilkan Pesepak Bola Nasional

Akademi ini merekrut anak-anak berprestasi di sepak bola dari setiap daerah-daerah untuk dibina di akademi dan masuk ke program reguler.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Mohamad Yusuf
Jirex's Football Academy Indonesia
Jirex's Football Academy Indonesia, merupakan sebuah tim sepak bola usia muda binaan Kementerian Perdagangan yang dibentuk pada 6 Januari 2019 lalu. Akademi ini merekrut anak-anak berprestasi di sepak bola dari setiap daerah-daerah untuk dibina di akademi dan masuk ke program reguler. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jirex's Football Academy Indonesia, merupakan sebuah tim sepak bola usia muda binaan Kementerian Perdagangan yang dibentuk pada 6 Januari 2019 lalu.

Akademi ini merekrut anak-anak berprestasi di sepak bola dari setiap daerah-daerah untuk dibina di akademi dan masuk ke program reguler.

Tentunya dengan pelayanan serta fasilitas yang tergolong bagus.

Bayangkan saja, anak-anak yang lolos ke akademi ini akan tinggal di dalam mes.

Baca juga: Viral Video Detik-detik Sopir Ojol Lawan 4 Begal Motor Bercelurit hingga Bikin Kabur Kocar-kacir

Baca juga: Diperingati Setiap 1 Desember, ini Arti Pita Merah di Hari AIDS Sedunia

Baca juga: Pemilik Distro Ditangkap karena Lecehkan 16 Gadis saat Mencoba Pakaian di Tokonya 

Selain latihan (termasuk gym), sekolah anak-anak pun diperhatikan.

Usia yang dibina mulai dari anak kelahiran tahun 2006, 2007 dan 2008.

Namanya pembinaan, anak-anak yang lolos seleksi dipastikan tidak akan manja. 

Pasalnya, meski berprestasi di daerah, di dalam akademi, anak-anak akan memulai dari nol, bahkan akan diajarkan pendidikan karakter.

"Senin mereka latihan sore, Selasa latihannya pagi dan sore, hari Rabu mereka renang, hari Kamis latihan pagi dan sore. Lalu Jumat, mereka akan Gym, Sabtu ada latihan pagi dan sore, sedangkan Minggu ada game, baik itu ikut turnamen, trofeo dll," ujar Yendra Gandi selaku ketua Jirex's Football Academy Indonesia, yang juga ASN di Kementerian Perdagangan, Jumat (4/12/2020).

Ingin memberikan sumbangsih bagi negara di bidang sepak bola, akademi ini pun ketat dalam mengontrol anak khususnya berkaitan dengan sosial media.

Di dalam mes tim, aturan belajar, berlatih pun telah tertata. Anak-anak hanya memegang handphone saat jam belajar baik pagi dan malam.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Gaji Anggota DPRD DKI Diusulkan Rp 8,38 Miliar Per Tahun, ini Rinciannya

Baca juga: Baru Dilahirkan, Bayi di Madiun Terpapar Covid-19

Baca juga: Tahu Rumah Ibundanya di Madura Diserbu Massa, Mahfud MD Langsung Lakukan Langkah ini

"Di mes, kala pagi anak-anak latihan, kemudian belajar. Disini kami mengizinkan mereka menggunakan Handphone karena belajar saat ini kan sistem online. Setelah belajar usai, handphone kami kumpulkan. Sore kami salat berjamaah. Malam kami makan bersama dan baca Alquran bagi agama muslim, setelahnya kami memberikan handphone guna mereka belajar online, lalu akan kami kumpulkan jam 21.00 WIB," ucapnya.

Etika seorang atlet pun diajarkan kepada anak-anak. Karakter seorang atlet, baik disiplin dan sikap menjadi program utama di akademi ini sebelum masuk ke tahap teknik dan taktikal. (m21)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved