UMKM

Hasil Survei Youtap Indonesia, Baru 10 Persen Pelaku UMKM Punya Rencana Bisnis Jangka Panjang

Youtap melakukan inovasi digital yang membantu pelaku usaha melalui penyediaan opsi pembayaran non tunai menggunakan transaksi TTM (Tanpa Tatap Muka).

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Youtap Indonesia
Aplikasi dagang Youtap Indonesia. Sejumlah pelaku usaha mencoba memanfaatkan opsi pembayaran non tunai dengan menggunakan transaksi TTM (Tanpa Tatap Muka) sehingga pedagang dapat mengirimkan kode QR mereka kepada pembeli melalui aplikasi chatting dan pembeli dapat melakukan pembayaran dengan mudah dan aman. 

“Kami berharap Youtap bisa terus menjadi jembatan bagi sektor UMKM di Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya. Namun yang paling penting, di masa pandemi ini, kita harus terus Adapt, Fight, and Win...”

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Platform financial technology (fintech) digital solution all-in-one, Point of Sales (POS), dan payment gateway, merilis hasil riset identifikasi profil pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Setiap profil itu memperlihatkan aspirasi yang saling berbeda terhadap pengunaan teknologi sebagai solusi digital.

Dari riset yang dilakukan, terdapat empat profil yang terdiri dari:

Pertama Pejuang Harian (yang menjalankan usaha untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan harian) dengan presentase sebesar 33 persen.

Profil kedua yaitu Pengikut Arus (sadar adanya resiko usaha namun membutuhkan informasi untuk mengatasinya) dengan presentase tertinggi sebesar 38 persen.

Baca juga: Youtap Indonesia Hadirkan Aplikasi Dagang Youtap untuk Mudahkan Pelaku UMKM Go Digital, Ini Fiturnya

Baca juga: New Normal, Youtap Hadirkan InHome Delivery & Order dan Fasilitas Cuci Tangan di Pasar dan Hunian

ILUSTRASI Merchant UMKM Youtap Indonesia.
ILUSTRASI Merchant UMKM Youtap Indonesia. (Youtap Indonesia)

Profil ketiga, Pencari Peluang (yang sudah memiliki rencana jangka pendek dan paham adanya resiko dalam memiliki usaha) dengan angka sebesar 20 persen.

Profil keempat, kelompok Pemimpin Tangguh (sudah memiliki rencana bisnis dalam hitungan jangka panjang dan memiliki informasi yang cukup untuk mengetahui support yang dibutuhkan) sebesar 10 persen.

“Keempat profil pelaku usaha inilah yang menjadi dasar dari Youtap Indonesia dalam mengembangkan inovasi digital terdepan sebagai sebuah platform merchant-centric,” ungkap CEO Youtap Indonesia Herman Suharto, dalam keterangan resminya, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Demi Pemulihan UMKM Jakarta di Masa Pendemi, Jakpreneur Bantu Permodalan hingga Pemasaran

Baca juga: HUT ke-125 Bank BRI, 400 Lebih UMKM Ikut Pameran Industri Kreatif UMKM Expo(rt) Brilianpreneur 2020

Manfaat Youtap bagi Pelaku Usaha

Herman menambahkan, berdasarkan hasil riset yang didapat dan menyesuaikan pada masa pandemi ini, Youtap melakukan inovasi digital yang membantu para pelaku usaha melalui penyediaan opsi pembayaran non tunai dengan menggunakan transaksi TTM (Tanpa Tatap Muka).

Dengan begitu, pedagang dapat mengirimkan kode QR mereka kepada pembeli melalui aplikasi chatting dan pembeli dapat melakukan pembayaran dengan mudah dan aman. 

“Penyediaan opsi pembayaran non tunai pun direspon baik dan mampu diadaptasi oleh para pelaku usaha,” ucap Herman.

Baca juga: Melalui Layanan AJIB, Relaksasi Izin bagi Pelaku UMKM Hanya Beberapa Jam Saja, Begini Prosesnya

Baca juga: Bogasari dan ITS Surabaya Uji Komersial Mesin Pengering Mie dan Kerupuk untuk UMKM, Ini Harganya

Jajaran manajemen Youtap Indonesia berfoto bersama beberapa pelaku usaha UMKM yang menggunakan Youtap dalam acara peluncuran Youtap Indonesia di Aluca, Kawasan SCBD Sudirman, Rabu (19/2/2020).
Jajaran manajemen Youtap Indonesia berfoto bersama beberapa pelaku usaha UMKM yang menggunakan Youtap dalam acara peluncuran Youtap Indonesia di Aluca, Kawasan SCBD Sudirman, Rabu (19/2/2020). (Wartakotalive.com/Hironimus Rama)

Berdasarkan data internal Youtap pada kuartal ke-3 (Juli - September 2020), terjadi peningkatan aktivitas transaksi non tunai UMKM hingga lebih dari 13 kali dibandingkan kuartal kedua (April - Juni 2020). 

Selain itu, Youtap juga menghadirkan inovasi baru yaitu Portal Dagang Youtap dan Youtap Print.

Herman mengatakan  ke depan fokus Youtap adalah untuk terus ada secara nasional dan menjadi aplikasi dagang untuk setiap lini usaha yang dapat membantu dan memberdayakan pelaku usaha untuk pencapaian yang terbaik.

“Kami berharap Youtap bisa terus menjadi jembatan bagi sektor UMKM di Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya. Namun yang paling penting, di masa pandemi ini, kita harus terus Adapt, Fight, and Win,” tandas Herman. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved