Breaking News:

Timnas

Garuda Select Jilid III Tinggalkan Jakarta untuk Latihan di Inggris

Program latihan Garuda Select jilid III atau season 3 akan memulai pemusatan latihan setelah melewati proses penyaringan yang panjang.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
pssi.org
Pemain Garuda Select jilid III atau season 3 meninggalkan Jakarta pada Kamis (3/12/2020) untuk jalani pemusatan latihan di Inggris. 

"Untuk membentuk tim, itu ranahnya PSSI. Mola hanya membantu mengembangkan bakat-bakat yang ada. Untuk menjadi pemain yang lebih baik. Tolok ukur keberhasilan dari program ini adalah para pemain mampu meningkatkan performa dari hari ke hari dari latihan yang didapat,” kata Mirwan.

“Nantinya, para pemain akan digabungkan dengan beberapa pemain dari negara lain untuk melatih keberanian serta mental mereka. Jadi, mereka juga bisa mempelajari budaya dari bangsa lain sebagai bekal mereka nanti,” ujar Mirwan. 

Dalam rombongan pemain yang berangkat, terdapat tiga pemain dari angkatan kedua.

Hal ini adalah tahapan kedua dari bagian program Garuda Select, sehingga pemain terbaik dari musim sebelumnya masuk ke tahapan berikutnya dan mendapatkan latihan lanjutan dari musim sebelumnya.

Ini adalah bentuk tanggung jawab dari program Garuda Select Tahapan II Pengembangan Pemain seperti yang dialami oleh Bagus, Bryllian, dan David Maulana musim lalu untuk memberikan pelatihan level berikutnya dalam pembinaan kemampuan pemain.

Ketiga pemain tersebut adalah Fernando Pamungkas, Edgard Amping, dan Rafli Asrul.

Kehadiran mereka diharapkan bisa menjadi penghubung antara tim pelatih dan para pemain angkatan ketiga yang baru bergabung tahun ini.

Garuda Select merupakan program akselerasi PSSI dan Mola TV untuk pengembangan bakat-bakat muda terbaik Indonesia.

Tujuan utama program Garuda Select bukan untuk membentuk sebuah tim, tetapi untuk menanamkan profesionalisme.

Sehingga, mereka bisa berkembang dalam dunia sepak bola profesional baik di dalam maupun di luar negeri.

Pada setiap musim, Garuda Select memilih bakat-bakat terbaik Indonesia untuk ditempa secara intensif di Eropa.

Mengejar segala ketinggalan mereka baik dari sisi mental, fisik, teknik, atau taktik.

Kriteria pemilihan bakat dilakukan berdasarkan penilaian atas potensi mereka untuk berkembang di masa depan, bukan berdasarkan kemampuan yang mereka tunjukkan sekarang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved