Breaking News:

Pilkada Depok

Elektabilitas Pradi-Afifah di Pilkada Depok Meningkat Tajam Capai 60 Persen

Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) meluncurkan elektabilitas paslon di Pilkada Depok. Pradi Afifah naik tajam 60 persen.

Istimewa
Pradi-Afifah elektabilitasnya di Pilkada Depok meningkat tajam mencapai 60 persen 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) merilis survei elektabilitas terbaru di Pilkada Depok. Pradi-Afifah naik tajam mencapai 60 persen.

Sedangkan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono hanya mendapatkan 31 persen.

Sedangkan 9 persen responden belum menentukan pilihannya di Pilkada Depok 2020.

Survei tersebut dilakukan pada 29 November - 2 Desember 2020.

“Selama Pilkada 2020, DEEP telah melakukan survei sebanyak tiga kali. Untuk yang terakhir mengangkat Metedologi Kampanye dan Kepatuhan Protokol Covid-19,” tutur Koordinator DEEP Kota Depok, Fajri Syahiddinillah, kemarin.

Baca juga: Kyai NU Depok Doakan Pradi-Afifah Menang di Pilkada Depok, Pimpin Perubahan Depok

Fajri menjelaskan, survei tersebut menggunakan metodelogi sampling dengan jumlah 800 responden, melalui wawancara dan tatap muka, dengan margin of errornya sebesar 3,5 persen.

Kemudian, hasil keterpilihan tersebut bisa berdasarkan banyak faktor.

Menurut Fajri, melihat dari survei yang dilakukan tekait tema, metodologi  Pradi-Afifah melakukan kampanye dengan pertemuan terbatas sebanyak 25 persen.

Lalu, kampanye blusukan sebanyak 32 persen. Sedangkan kampanye secara daring atau online sebanyak 21 persen.

Pasangan Idris-Imam melakukan kampanye dengan pertemuan terbatas sebanyak 24 persen, blusukan sebanyak 17 persen, dan daring atau online 23 persen.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved