Virus Corona Jakarta

Di Depan Tim Pemburu Covid-19, Mayjen Dudung Bicara Ciri Pemimpin: Harus Berani Ambil Keputusan

Menurut Mayjen Dudung, dalam dua minggu terakhir ini, tingkat penyebaran Covid-19 di Jakarta sangat tinggi

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/ Budi Sam Law Malau
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman saat launching tim pemburu Covid-19 di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI--Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman sempat berpesan kepada para Dandim dan Kapolres di wilayah Jakarta dan sekitarnya, agar berani mengambil keputusan dalam menegakkan protokol kesehatan, saat mengutus Tim Pemburu Covid-19 ke lapangan.

Hal itu dikatakan Dudung saat launching Tim Pemburu Covid-19 atau Covid-19 Hunter di Lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020) sore.

"Kalian jadi pemimpin cirinya hanya satu. Yakni berani ambil keputusan. Kalau keputusan itu benar, bagus. Kalau salah, itu masih bagus daripada tidak berani ambil keputusan sama sekali," kata Dudung melalui teleconference virtual kepada para Forkopimda di 13 Polres di bawah Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Tim Pemburu Covid-19 Dibentuk di Jakarta Utara, Sasar Pelanggar Protokol Kesehatan

Baca juga: Pangdam Jaya dan Kapolda Metro bentuk Tim Pemburu Covid-19, Mayjen Dudung:Jangan Ragu Tegakkan Hukum

Tim Pemburu Covid-19 atau Covid-19 Hunter resmi dilaunching Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman dan Pjs Sekda Provinsi DKI Sri Haryati mewakili Gubernur DKI Jakarta di Lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020) sore ini.

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengatakan dalam dua minggu terakhir ini, tingkat penyebaran Covid-19 di Jakarta sangat tinggi yakni mencapai 1600 orang positif Covid-19 setiap harinya.

"Padahal pada Oktober lalu sempat turun 800, lalu 600, bahkan 400 orang perharinya. Namun dua minggu terakhir ini mencapai 1600 orang perharinya," kata Dudung, Jumat.

Baca juga: Terus-menerus Diledek Kapan ke Papua?, Ansor-Banser Nyatakan Siap Kirimkan Pasukan

Padahal katanya pihaknya bersama Polri, aparat Pemda dan seluruh pihak terkait lainnya telah melakukan upaya pencegahan, persuasif dan penegakkka hukum.

"Namun tetap saja masih banyak masyarakat atau kelompok masyarakat yang tidak patuh menerapkan protokol kesehatan. Sehingga tingkat penyebarannya saat ini di Jakarta tinggi lagi, meski tingkat kesembuhannya juga tinggi," kata Dudung.

Karenanya pihaknya bersama Kapolda Metro Jaya dan aparat pemda, sepakat membentuk tim pemburu Covid-19 atau Covid-19 Hunter.

Baca juga: Ferdinand Diduga Hapus Cuitan tentang Caplin, Jubir JK: Dilaporkan ke polisi Pada Terbirit-birit

"Kami harap kesadaran masyarakat makin tinggi dengan adanya tim ini, dan tingkat penyebaran Covid-19 di Jakarta, bisa ditekan lagi," katanya 

Kepada para personel Tim Pemburu Covid-19, Dudung berpesan agar jangan ragu bertindak menegakkan hukum.

"Tim ini jangan pernah ragu-ragu, jangan pernah takut untuk menegakkan hukum untuk menekan jumlah penderita Covid-19. Karena korban sudah berjatuhan semakin banyak," katanya.

Sebab kata dia selama 9 bulan pandemi ini kerugian yang diderita di semua bidang sudah sangat terasa.

Baca juga: BREAKING NEWS: Keluarga Dikabari Afryani Sudah Dikubur, Nyatanya Mayat TKW Itu Ditemukan dalam Koper

"Tim ini akan bergerak berdasar analisis data dari Gugus Tugas dan Dinkes untuk 3 T, dan info Ditintelkam terkait pelanggaran prokes," katanya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved