Destinasi

Yuk, Mengenal Relief Bandara Kemayoran, Bukti Komitmen Merawat Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia

Yuk, mengenal Relief Bandara Kemayoran jadi bukti komitmen merawat jejak sejarah penerbangan Indonesia

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
dok.PPK Kemayoran
Yuk, Mengenal Relief Bandara Kemayoran, Bukti Komitmen Merawat Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia. Tampak salah satu relief mahakarya di ruang tunggu terminal VIP eks Bandara Kemayoran yang secara khusus digunakan untuk menyambut tamu kenegaraan kala itu. 

Yuk, mengenal Relief Bandara Kemayoran jadi bukti komitmen merawat jejak sejarah penerbangan Indonesia

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Kepala Divisi Pemasaran dan Humas Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran, Emil Fatkhurrahman mengatakan bahwa menelisik sejarah penerbangan Indonesia, Kemayoran menjadi salah satu bagian penting di dalamnya.

Kemayoran kata dia, sebetulnya tidak sesempit pemahaman identitas tentangnya.

Umumnya, tambah Emil, Kemayoran hanya dikenal sebagai bagian dari corak keberagaman nusantara, yaitu dari budaya Betawi yang tumbuh dan berkembang bersamanya.

Baca juga: Dibangun Sejak 1934, Gedung Bekas Bandara Kemayoran Kini Pengap, Berdebu, dan Sampah Berceceran

"Padahal, terdapat bagian sejarah yang teramat penting yang pernah dihadirkan Kemayoran untuk Indonesia.

"Bahkan Bandara Internasional pertama Indonesia ini, merupakan peran penting yang dulu diemban oleh Kemayoran," kata Emil dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/12/2020).

"Tak ayal jika bandara Kemayoran hanya dikenal oleh segelintir masyarakat saja.

Baca juga: VIDEO: Kondisi Memprihatinkan Gedung Eks Bandara Kemayoran yang Bersejarah

"Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa bandara internasional pertama Indonesia adalah Bandara Soekarno Hatta atau Bandara Halim Perdanakusuma," tambah Emil.

Ia menjelaskan jika menengok kembali sejarah penerbangan Indonesia di Kemayoran, memang terdapat banyak jejak sejarah yang tersisa di sana, salah satunya adalah relief bandara Kemayoran.

"Relief ini terletak di ruang tunggu terminal VIP eks Bandara Kemayoran yang secara khusus digunakan untuk menyambut tamu kenegaraan pada masa itu," katanya.

Baca juga: Tampil di Buku Komik Legendaris Tintin, Ini Pesan Megawati Soal Bandara Kemayoran Jakarta

Di era modern, arsitektur dan dekorasi sebuah ruang tunggu bandara banyak dihias dengan lukisan maupun gambar yang memperlihatkan keindahan dan kekayaan alam sebuah negara.

"Sementara di era kepemimpinan Presiden Soekarno, ruang tunggu bandara internasional ditampilkan melalui karya seni relief, sebuah karya dalam bentuk seni pahat tiga dimensi," ujarnya.

Menurutnya, terdapat tiga buah relief yang dipasang pada dinding terminal VIP eks bandara Kemayoran.

Baca juga: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Belum Menerima Usulan Bandara Kemayoran Jadi Cagar Budaya

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved